google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | AKRA, LSIP, PGAS Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | AKRA, LSIP, PGAS


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (7 Januari, 2020)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust), CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)
IHSG turun -1.04% pada hari Senin didukung oleh mode risk-off investor domestik seiring dengan meningkatnya ketegangan AS-Iran. Investor asing tampaknya tidak panik terlihat dari penjualan bersih asing yang hanya sebesar IDR48miliar kemarin. Kami berharap IHSG akan diperdagangkan naik hari ini karena menurutnya kekhawatiran akan ketegangan Timur Tengah dan kami memperkirakan fenomena January effect akan terjadi.

Indeks AS rebound di sesi perdagangan sore seiring dengan memudarnya suasana risk-off yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. IHS Markit PMI menunjukkan bahwa sektor jasa AS berkembang pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan Desember. Para pejabat tinggi China berencana untuk mengunjungi Washington untuk menandatangani perjanjian "fase satu" pada 15 Januari. Harga emas COMEX naik 1% menjadi USD1,568.20/ons, mencapai yang tertinggi enam tahun.


Market Indicator
JCI: 6,257.40 (-1.04%)
EIDO: 25.62 (+0.16%)
DJIA: 28,703.38 (+0.24%)
FTSE100: 7,575.34 (-0.62%)
USD/IDR: 13,944 (+0.10%)
10yr GB yield: 7.10% (7bps)
Oil Price: 63.27 (+0.35%)
Foreign net purchase: -IDR48.4bn 

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 
TOP BUY: TBIG, MDKA, BMRI, BNLI, ANTM
TOP SELL: BBCA, LPPF, ASII, PWON, WIKA

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102) 
BMRI, BBRI, MDKA, BBCA, TLKM


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers 
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Actual   Forecast  Previous
Markit Composite PMI (Dec) US 52.7 52.2 52.0 
Services PMI (Dec) US 52.8 52.2 51.6

*CCSI +0.7%. PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) berencana memulai pengerjaan proyek fiber optic  submarine clable  (Proyek FO Submarine) tahun ini. 
*JPFA +2.2%.Japfa Ltd, salah satu pengendali saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), segera menggalang dana melalui penawaran umum terbatas atau non-underwritten rights issue dengan target hingga Sin$ 93,5 juta atau sekitar Rp 962 miliar. Aksi ini dipercaya meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan secara grup demi peluang pertumbuhan bisnis yang potensial. 
*TINS +1.2%. PT Timah Tbk sedang melakukan proses assessment alias penilaian wilayah soal penjajakan kerjasama dengan perusahaan tambang asal Tanzania, State Mining Corporation (Stamico). 
*ANTM +4.1%. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam kembali melonjak Rp 9.000 menjadi Rp 783 ribu per gram, pada perdagangan Senin (6/1/2020). Sebelumnya, harga emas Antam dipatok Rp 774 ribu per gram. 
*ELSA +4.4%, PTRO +1.8%. Harga minyak masih melanjutkan kenaikan 1.6% menjadi USD64.08
*SMKL -4.8%. SMKL memperkirakan penurunan penjualan sebesar 4% dibanding tahun sebelumnya. Salah satu sentimen negatif yang menyeret kinerja SMKL adalah adanya agenda pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung di paruh pertama tahun 2019 lalu.


Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,257.4 (-1.04%), consolidation, trading range 6,245 – 6,292. indikator MFI optimized ,indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun .Sementara itu pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized juga masih bergerak turun. Daily support di 6,245 dan daily resistance di 6,292. Cut loss level di 6,240.

*AKRA Daily, 3,640 (-3.96%) buy on weakness, trading range 3,560 – 3,740. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized, indikator RSI optimized masih bergerak turun namun sudah berada di oversold area. Daily support  di 3,560 sementara itu daily resistance 3,740. Cut loss level  di 3,630.

*LSIP Daily, 1,370(-4.53%), buy on weakness,trading range 1,350 1,420. indikator MFI optimized  , indikator W%R optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support  di 1,350 sementara itu daily resistance  di 1,420. Cut loss level  di 1,320.

*PGAS Daily, 2,150(-0.46%) trading buy, trading range 2,130 –  2,190. Indikator MFI optimized,, indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Perkiraan daily support di 2,130 dan daily resistance di 2,190.Cut loss level di 2,080.


Daily write up
Weekly commodity alerts - An auspicious start of the year by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@miraeasset.co.id) 

- Kami memperkirakan bahwa harga minyak WTI akan terus menguat karen perkiraan permintaan minyak AS yang lebih tinggi untuk minggu ini. Kami juga optimis bahwa harga batubara global akan menguat perkiraan naiknya penggunaan batubara di 6 PLTU utama di China.

- Kami memperkirakan bahwa harga nikel global akan diperdagangkan mix mengingat katalis dua sisi di pasar nikel global. Sementara itu, kami optimis bahwa harga timah global menguat karena CPI YoY Desember China yang lebih tinggi dan juga perkiraan pasokan timah LME yang lebih rendah untuk minggu ini.

- Kami mencatat bahwa harga emas global melonjak hingga USD1.552,2/troy karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. Ketegangan ini dimulai pekan lalu setelah AS membunuh jenderal militer Iran (Qasem Soleimani) di Baghdad. AS mengklaim bahwa Soelaimi bertanggung jawab atas kematian jutaan orang. Kami percaya bahwa konflik AS-Iran akan menjadi risiko kenaikan terhadap harga emas global di tengah perkiraan mix untuk rilis data AS untuk minggu ini.

- Kami mencatat bahwa Malaysia akan merilis data produksi, ekspor, dan pasokan CPO untuk bulan Desember minggu ini. Kami berharap bahwa produksi CPO Malaysia bulan Desember akan lebih rendah dari bulan sebelumnya, mungkin menimbulkan risiko kenaikan harga CPO global untuk minggu ini.

(See full report: http://bit.ly/36uui5b )

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...