google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) Bantu 2M Tangani Covid19 Langsung ke konten utama

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) Bantu 2M Tangani Covid19

IQPlus, (24/03) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk atau Bank BJB menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp2 miliar melalui Jabar Quick Response sebagai wujud keseriusaannya dalam membantu Pemprov Jawa Barat menanggulangi penyebaran virus corona atau COVID-19.

Bantuan CSR dari Bank BJB tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi kepada Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin.

"Jadi bantuan dana ini adalah sebagai bukti nyata bahwa Bank BJB bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama melawan COVID-19. Tentunya melalui kerja keras tim Jabar Quick Response kami semua berharap wabah ini segera berakhir dan kehidupan masyarakat kembali seperti sedia kala,. kata Yuddy Renaldi.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 443/KEP.157 Dinkes/ 2020 Jabar Quick Response telah ditunjuk sebagai Satgas COVID-19 dan tugas pokok Satgas COVID-19 Jabar Quick Response antara lain pelayanan, aduan manajemen, informasi, media campaign dan advokasi.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan dalam situasi krisis seperti ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membutuhkan banyak dukungan bagi seluruh lapisan masyarakat guna membasmi COVID-19 di wilayah Jawa Barat.

"Sebagai bank yang tumbuh berkembang di tanah Jawa Barat, kami senantiasa mendukung segala upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan kesejahteraan, keselamatan dan keamanan warganya," katanya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham KBLI | 3 September 2017

Analisa Saham KBLI . Salam Zhuan! Berikut ini kami sampaikan Analisa Saham KBLI singkat. Semoga analisa berikut ini berguna bagi anda dalam menentukan keputusan trading saham anda. Analisa Saham KBLI Saham KBLI adalah saham yang sempat ditunggu-tunggu untuk segera spike beberapa pekan lalu. Mengingat akumulasinya yang bagus dalam sideways yang cukup lama. Akan tetapi, dalam tiga hari terakhir, Saham KBLI mengalami penurunan yang cukup mengerikan. Menariknya, pada sesi II hari trading terakhir, ada rebound keras dengan volume yang cukup keras. Ini super duper sangat menarik sekali. Dalam sekejap kondisi Stochastic Slow langsung mengindikasikan Golden Cross di area oversold di bawah 20%. Dengan kondisi seperti ini, sebenarnya masih sangat spekulatif. Tapi tanda rebound itu sangat nyata. Jika hendak BUY, bagi anda yang cukup nekad, ini termasuk saham anda. Tapi jika anda adalah pencari ketenangan batin di saham, sebaiknya nunggu break 450 dulu. Di bawah ini adalah...

PENGERTIAN SAHAM SYARIAH

Pengertian Saham Syariah Saham Syariah adalah saham yang memenuhi ketentuan syariah. Bagaimana penjelasannya? Sejauh ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pasar modal syariah. Padahal, pasar modal syariah merupakan alternatif yang tepat bagi umat Islam yang masih ragu untuk berinvestasi. Secara umum, instrumen tersebut sama dengan instrumen konvensional di pasar modal, yakni saham, obligasi, dan reksa dana. Akan tetapi yang membedakannya, perdagangan instrumen tersebut harus berdasarkan prinsip syariah. Salah satu produk pasar modal syariah yang sering didengar adalah saham syariah. Bagi para muslim, saham syariah dianggap mampu mengakomodasi keinginan untuk memiliki saham yang sesuai dengan nilai-nilai agama islam. Meskipun begitu, tak sedikit orang pula yang tidak mengetahui perbedaan saham syariah dengan saham konvensional. Ada beberapa perbedaan antara saham syariah dengan saham konvensional. Untuk itu, masyarakat yang ingin memilih instrumen investasi ...

Analisa Saham MEDC | 3 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team MEDC (Medco Energi International) MEDC mencetak laba USD 80.6 juta (setara Rp 1.0 triliun kurs Rp 13319) atau meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu sebesar USD 11.3 juta (setara Rp 148 miliar). Laba MEDC di topang oleh meningkatnya pendapatan, dimana pendapatan usaha mencapai USD 403 juta (setara Rp 5.3 triliun) atau naik 43% dibandingkan tahun lalu USD 281 juta (setara Rp 3.7 triliun). Walaupun beban umum meningkat 45% menjadi USD 61.6 juta (setara Rp 820 miliar), namun MEDC memperoleh pendapatan lain lain sebesar USD 67.9 juta (setara Rp 904 miliar). Ke depan MEDC masih memiliki agenda Right issue yang akan diputuskan dalam RUPS 02 November 2017. Saat ini MEDC (Rp 800) di perdagangkan pada PE 5.3x (EPS annualized 150) dan PBV 0.8x (BV 961).