google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Adhi Karya (Persero) Tbk | Bakal Pangkas Target Kontrak Baru Langsung ke konten utama

PT Adhi Karya (Persero) Tbk | Bakal Pangkas Target Kontrak Baru

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. akan merevisi turun target kontrak baru periode 2020 sejalan dengan  penundaan sejumlah proyek tahun ini.

Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto mengatakan perseroan akan menurunkan target perolehan kontrak baru 2020. Keputusan itu menyusul banyak proyek pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan swasta yang tertunda.

“Nilainya masih kami kaji dengan melihat perkembangan COVID-19,” ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Emiten berkode saham ADHI itu mengantongi kontrak baru Rp2,5 triliun hingga Maret 2020. Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari pemerintah mendominasi sebesar 70 persen pada kuartal I/2020.

Berdasarkan catatan Bisnis, ADHI membidik nilai kontrak baru Rp35 triliun pada 2020 atau meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan realisasi Rp14,7 triliun tahun lalu. Perseroan sebelumnya menyebut perolehan kontrak baru tahun ini masih akan didominasi oleh infrastruktur jalan tol.

Sementara itu, Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi M. mengungkapkan perseroan akan melakukan sejumlah efisiensi untuk menjaga profitabilitas pada 2020. Salah satunya penghematan terhadap perjalanan dinas dan biaya operasional lainnya.

Entus mengatakan ADHI juga akan menunda sebagian rencana investasi jangka panjang. Tujuannya, mengurangi beban keuangan pada 2020.

“Sedang kami diskusikan dengan para pihak terkait besaran penundaannya [rencana investasi jangka panjang],” jelasnya.

Sebagai catatan, ADHI mengantongi pendapatan Rp15,30 triliun pada 2019. Realisasi itu turun 2,22 persen dibandingkan dengan Rp15,65 triliun periode 2018.

Dari situ, perseroan membukukan laba bersih Rp663,80 miliar per 31 Desember 2019. Pencapaian itu naik 3,05 persen dari Rp644,15 miliar periode yang sama tahun sebelumnya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...