google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo JAYA BERSAMA INDO RAIH PENDAPATAN Rp736,79 MILIAR HINGGA DESEMBER 2019 | SAHAM DUCK Langsung ke konten utama

JAYA BERSAMA INDO RAIH PENDAPATAN Rp736,79 MILIAR HINGGA DESEMBER 2019 | SAHAM DUCK



IQPlus, (28/05) - PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) meraih pendapatan bersih Rp736,79 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan pendapatan bersih Rp617,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp167,84 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp163,76 miliar tahun sebelumnya dan laba bruto naik menjadi Rp568,96 miliar dibandingkan laba bruto Rp454,01 miliar tahun sebelumnya.

Laba operasional diraih sebesar Rp184,56 miliar naik dari laba operasional Rp140,63 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak mencapai Rp220,33 miliar meningkat dibandingkan laba sebelum pajak Rp158,58 miliar tahun sebelumnya.

Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp145,59 miliar naik dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp109,96 miliar. Sedangkan total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp1,46 triliun naik dari total aset Rp1,05 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...