google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo WASKITA SRIWIJAYA TOL SELESAIKAN JEMBATAN OGAN DI RUAS TOL KAPAL BETUNG | SAHAM WSKT Langsung ke konten utama

WASKITA SRIWIJAYA TOL SELESAIKAN JEMBATAN OGAN DI RUAS TOL KAPAL BETUNG | SAHAM WSKT


IQPlus, (04/05) -  PT Waskita Sriwijaya Tol, salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik PT Waskita Toll Road (WTR), melakukan proses pengecoran terakhir (closure) Jembatan Ogan yang berada dalam ruas jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung).

Pengecoran terakhir Jembatan Ogan disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui konferensi video, Jumat, yang tersambung langsung ke lokasi pengecoran sekaligus sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penyelesaian konstruksi dan para pekerja proyek.

"Tersambungnya Jembatan Ogan ini merupakan komitmen kami untuk dapat menyelesaikan konstruksi ruas tol Kapal Betung sepanjang 111 km," kata Direktur PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) Herwidiakto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Jembatan Ogan memiliki panjang total sekitar 1,6 km dengan bentang lebar 180 meter dan menghubungkan Seksi 1 yang telah beroperasi yakni ruas tol Kapal Betung dengan Jalan Lintas Timur.

Jembatan Ogan ini merupakan salah satu dari beberapa jembatan yang berada di ruas tol yang diyakini akan memberikan kontribusi mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi.

Keberadaan ruas tol juga diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dengan memberikan solusi waktu perjalanan yang jauh lebih singkat sehingga dapat memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

Pada prosesi pengecoran terakhir (closure) ini, pihak WST menaati peraturan keselamatan kerja yang berlaku dan protokol pencegahan COVID-19.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...