google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham INCO | PT VALE TURUNKAN ALAT BERAT DAN LOGISTIK BANTU KORBAN BANJIR MASAMBA Langsung ke konten utama

Saham INCO | PT VALE TURUNKAN ALAT BERAT DAN LOGISTIK BANTU KORBAN BANJIR MASAMBA


IQPlus, (22/07) - PT Vale Indonesia Tbk menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir bandang yang melanda Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, berupa pengoperasian unit-unit alat berat, pengiriman Tim Search dan Rescue serta logistik berupa kebutuhan dasar (sembako).

Berdasarkan rilis PT Vale yang diterima ANTARA, Selasa malam, bantuan tersebut diserahkan secara bertahap oleh Senior Manager Stakeholder Relations PT Vale Indonesia Yusri Yunus dan diterima oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Luwu Utara Muslim Muhtar.

Director Support and Site Services PT Vale Agus Superiadi mengatakan bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda Masamba Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Ia merinci, alat berat yang diturunkan berupa satu unit excavator, satu unit dozer, dua unit dump truck, satu unit water truck, satu unit lighting plant dan dua unit kendaraan double cabin.

"Seluruh unit sudah termasuk pengemudi serta bahan bakar untuk masa operasi mulai tanggal 14 sampai 30 Juli 2020. Dukungan perlengkapan berupa 6 generator set, 4 chainsaw, 2 pompa lumpur, 1 water jet, 7 tandon air dan selang juga diberikan untuk mendukung pemulihan wilayah banjir dan pembangunan infrastruktur serta membantu mobilitas Tim Search and Rescue dalam mencari korban serta distribusi logistik," kata Agus.

PT Vale juga menurunkan tiga personel Fire and Emergency Services ditambah tiga orang personel Security Services sebagai Tim Search and Rescue dan dukungan operasi lainnya. Di lapangan mereka berkoordinasi dan bekerja sama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas).(end/ant)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...