google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham ISAT | INDOSAT OOREDOO TUNJUK SHEIKH MOHAMMED BIN ABDULLA AL THANI SEBAGAI KOMISARIS UTAMA Langsung ke konten utama

Saham ISAT | INDOSAT OOREDOO TUNJUK SHEIKH MOHAMMED BIN ABDULLA AL THANI SEBAGAI KOMISARIS UTAMA


IQPlus, (21/07) - PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) secara virtual menyetujui beberapa agenda yang diusung diantaranya menyetujui laporan tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, menetapkan penggunaan laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, menyetujui total remunerasi Dewan Komisaris Perusahaan tahun 2020, menyetujui pengangkatan Auditor Independen Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Selain itu dalam Rapat juga telah disepakati laporan penggunaan dana yang diterima dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019, Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019, Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap II Tahun 2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap II Tahun 2019. Kemudian menyetujui perubahan dalam komposisi dan/atau pengangkatan kembali Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan.

RUPST telah menentukan komposisi Dewan Komisaris Perusahaan, sejak ditutupnya Rapat ini dan sampai ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tahun 2024 (sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan), sebagai berikut:

- Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani, Komisaris Utama
- George Bowring Challenor, Komisaris
- Nigel Thomas Byrne, Komisaris
- Prof. Dr. Sri Adiningsih, Komisaris
- Andrew Tor Oddvar Kvålseth, Komisaris
- Heru Pambudi, Komisaris
- Afini Boer, Komisaris
- Elisa Lumbantoruan, Komisaris Independen
- Wijayanto Samirin, Komisaris Independen dan
- Syed Maqbul Quader, Komisaris Independen.

Sedangkan Komposisi Dewan Direksi Perusahaan akan tetap sama sejak penutupan Rapat ini sampai penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tahun 2024 (sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan):

- Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, Direktur Utama
- Eyas Naif Saleh Assaf, Direktur
- Vikram Sinha, Direktur
- Arief Musta.in, Direktur
- Irsyad Sahroni, Direktur Independen.

"Indonesia adalah pusat kekuatan ekonomi regional dengan peluang digital terbuka lebar, dan Indosat Ooredoo akan terus memainkan peran utama dalam menghubungkan dan mendigitalkan bangsa. Pada pengangkatan saya sebagai Komisaris Utama, saya merasa bangga, bertanggung jawab dan bersemangat untuk menjadi bagian dari organisasi dan akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mewujudkan visi Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia," ujar Komisaris Utama Indosat Ooredoo Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani setelah Rapat dan pengangkatannya.

Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani adalah Wakil CEO Ooredoo Group dan CEO Ooredoo Qatar sejak Maret 2020. Dirinya memiliki lebih dari 16 tahun pengalaman dalam komunikasi, transformasi digital, keuangan dan akuntansi, dan telah memegang berbagai posisi manajemen di Ooredoo sejak bergabung dengan perusahaan pada tahun 2009. Baru-baru ini, beliau adalah CEO Ooredoo Kuwait dan telah berhasil memimpin perusahaan untuk mencapai tonggak penting dan meningkatkan pangsa pasarnya di pasar. Sheikh Mohammed saat ini adalah Ketua Dewan Direksi Ooredoo Algeria dan Ooredoo Myanmar. Dirinya memegang gelar Magister Keuangan dan Akuntansi dari University of Cardiff, Inggris dan gelar sarjana Akuntansi dari Qatar University.

Perusahaan mengangkat tema Laporan Tahunan 2019 yaitu "Think Bigger Act Faster", yang sesuai dengan situasi terkini dimana dengan adanya digitalisasi, transformasi jalankan difokuskan untuk mengindentifikasi dan mempercepat berkembangnya mesin pertumbuhan bisnis baru, seiring dengan penekanan pada perampingan dan peningkatan pengalaman pelanggan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan "Indosat Ooredoo berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dan masyarakat Indonesia karena saat kita semua menghadapi pandemi Covid-19. Ada banyak inisiatif dan sistem pendukung yang kami persembahkan untuk masyarakat, pelanggan, karyawan, dan pemerintah dengan meningkatkan jaringan kami dan membantu mereka yang membutuhkan." (end/as)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...