Langsung ke konten utama

BANK DANAMON RAIH PENGHARGAAN DALAM BIDANG TRANSFORMASI DIGITAL


PT Bank Danamon Indonesia Tbk (.Bank Danamon.) meraih penghargaan DigitalTransformation (DX) Gamechanger 2020 untuk tingkat Asia Pacific dari Internasional Data Corporation (IDC), suatu lembaga konsultasi dan riset berskala global di bidang Teknologi Informasi, Telekomunikasi dan Teknologi Konsumen. Penghargaan ini diterima secara virtual oleh Direktur Utama Bank Danamon, Yasushi Itagaki pada acara penganugerahaan IDC DX Award 2020: Asia Pacific pada tanggal 22 Oktober 2020.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan perjalanan Bank Danamon dalam transformasi untuk menyikapi ekonomi digital yang telah merancang strategi untuk transformasi digital dalam menghadapi kompetisi di era perekonomian digital. Penerima penghargaan ini telah dievaluasi sebelumnya oleh dewan juri yang terdiri dari analis IDC berdasarkan lima kriteria yaitu Agility (tingkat kecepatan perusahaan dalam beradaptasi), Commitment (komitmen perusahaan dalam menerapkan strategi digital), Innovation (terobosan yang dilakukan perusahaan), Culture (budaya digital di lingkungan perusahaan), dan Category Specific Attribute (kriteria berdasarkan kategori penghargaan).

Sebelumnya, Bank Danamon meraih penghargaan serupa di tingkat nasional pada ajang ASEAN IDC DX Summit 2020: Champions of the Digital Arena yang diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober 2020 lalu. Setelah menjadi pemenang di tingkat nasional, Bank Danamon menjadi perwakilan dari Indonesia dan disandingkan dengan perusahaan-perusahaan terkemuka lainnya di tingkat Asia Pasifik. Setelah proses penilaian ulang oleh pihak juri, Bank Danamon meraih penghargaan DX Gamechanger 2020 untuk tingkat regional.

Penghargaan berskala internasional di bidang digital ini adalah yang ke-empat kalinya diraih Bank Danamon dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Bank Danamon sebelumnya meraih penghargaan Asia Trailblazer 2020 pada tanggal 8 Oktober 2020 dan Asiamoney Best Bank Award 2020 sebagai Best Digital Bank pada tanggal 30 September 2020 serta DX Gamechanger 2020 tingkat nasional.

"Penghargaan ini beserta deretan penghargaan sebelumnya membuktikan bahwa strategi Bank Danamon dalam menghadapi perekonomian digital sudah diterapkan dengan baik dan memberikan dampak positif serta menerima pengakuan di tingkat internasional. Penghargaan ini menunjukkan bahwa talenta, investasi dan pemanfaatan teknologi Bank Danamon membawa hasil nyata yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan, terutama para nasabah. Produk dan layanan digital Bank Danamon dikembangkan untuk kenyamanan nasabah dan keamanan bertransaksi melalui beragam fiturfitur yang melindungi dari fraud dan cybercrime," kata Michellina Triwardhany, Wakil Direktur Utama, Bank Danamon.

Bank Danamon senantiasa terus menerapkan inovasi dan teknologi terbaru serta membangun infratruktur digital. Saat ini, Bank Danamon menghadirkan beragam layanan digital banking untuk berbagai segmen meliputi aplikasi mobile banking D-Bank, Danamon Online Banking, D-Card Mobile untuk pengelolaan kartu kredit, D-Financial untuk UKM, D-BisMart untuk rantai pasok, serta Danamon Trade Connect dan Cash Connect untuk usaha. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da