Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AALI, INCO, DOID dan BSDE oleh MNC Sekuritas | 6 Mei 2021


MNC Daily Scope Wave

6 Mei 2021

Kemarin (5/5), IHSG ditutup menguat 0,2% ke level 5,975. Meskipun terkoreksi, kami perkirakan IHSG akan menguji area 5,917-5,930 dahulu. Apabila IHSG sanggup bertahan di atas 5,883, maka kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk mengarah ke area 6,020-6,030.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,115, 6,230

AALI - Buy on Weakness (9,950)

AALI ditutup menguat 2,8% ke level 9,950 pada perdagangan kemarin (5/5) diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan saat ini, posisi AALI sedang berada di awal wave (C). Hal ini berarti, selama AALI masih bergerak di atas 9,250, maka AALI berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 9,500-9,850

Target Price: 10,100, 11,200

Stoploss: below 9,250

INCO - Buy on Weakness (4,970)

INCO ditutup menguat 1,8% ke level 4,970 pada perdagangan kemarin (5/5). Saat ini posisi INCO kami perkirakan sedang berada di akhir wave A dari wave (B). Hal ini berarti, meskipun terkoreksi maka akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 4,700-4,900

Target Price: 5,225, 6,000

Stoploss: below 4,400

DOID - Buy on Weakness (376)

Kemarin (5/5), DOID ditutup terkoreksi 1,6% ke level 376. Kami perkirakan, selama DOID tidak terkoreksi ke bawah 342, maka pergerakan DOID saat ini masih berada pada wave [iii] dari wave 5 dari wave (C). Hal ini berarti, DOID masih berpeluang untuk berbalik menguat, terlebih bila mampu break resistance 388.

Buy on Weakness: 364-376

Target Price: 396, 420

Stoploss: below 342

BSDE - Sell on Strength (1,195)

Pada perdagangan kemarin (5/5), BSDE ditutup menguat 0,4% ke level 1,195. Kami perkirakan, saat ini pergerakan BSDE sedang berada pada bagian dari wave D dari wave (4) pada pola triangle. Hal ini berarti, penguatan BSDE akan cenderung terbatas dan rawan kembali terkoreksi ke rentang 1,135-1,165.

Sell on Strength: 1,200-1,250

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.

Analisa Saham SOCI, JSMR dan SIMP | 15 Oktober 2021

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Menguat meninggalkan demand zone pada area 178-191. SOCI mengakhiri fase konsolidasi menuju penguatan. Selama harga bertahan di atas demand zone, SOCI berpotensi menguat. Pada Kamis (14/10), SOCI ditutup menguat 0,99% ke Rp 204 per saham.  Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 191 Resistance: Rp 244 William Hartanto, Panin Sekuritas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) JSMR bergerak menguat terbatas dan membentuk pola candle shooting star. JSMR ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai. Volatilitas kian meningkat dengan ditunjukkan dengan melebarnya Band pada indikator bollinger band.  Dalam jangka menengah JSMR nampak bergerak pada trend bullish yang ditunjukkan dengan terjadinya Breakout pada MA50, ada potensi mengalami penguatan lanjutan secara jangka menengah.  Namun secara jangka pendek, indikator stochastic sudah berada di areal overbought dan berpotensi terjadi death cross, indikasi adanya potensi profit taking yang mana di dukung dengan candle