Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham WIIM, SMGR, MLPL dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 14 Oktober 2021


MNCS Daily Scope Wave 

14 Oktober 2021

Kemarin (13/10), IHSG menguat 0,8% ke level 6,536 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Dengan tertembusnya resistance di 6,506, maka posisi IHSG kami perkirakan sudah berada di akhir wave (v) dari wave [iii] dari wave A. Hal ini berarti, IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] ke rentang 6,400-6,490 terlebih dahulu.

Support: 6,392, 6,263

Resistance: 6,600, 6,690


WIIM - Buy on Weakness (540)

WIIM ditutup menguat 3,8% ke level 540 pada perdagangan kemarin (13/10), pergerakan WIIM diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Saat ini, kami memperkirakan posisi WIIM sedang berada di awal wave 5 dari wave (1). Hal ini berarti, WIIM berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 515-540

Target Price: 565, 620

Stoploss: below 496


SMGR - Buy on Weakness (8,300)

Pada perdagangan kemarin (13/10), SMGR ditutup menguat 4,7% ke level 8,300, pergerakan SMGR pun diiringi dengan peningkatan tekanan beli dan telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B), dimana hal ini berarti pergerakan SMGR akan melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 8,200-8,300

Target Price: 9,000, 9,700

Stoploss: below 7,875


MLPL - Spec Buy (388)

Kemarin (13/10), MLPL ditutup menguat 2,6% ke level 388. Kami perkirakan posisi MLPL saat ini sedang berada di awal wave (B) pada label biru atau berada di awal wave 4 pada label merah. Hal ini berarti, MLPL berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 374-388

Target Price: 448, 515

Stoploss: below 364


JSMR - Buy on Weakness (4,340)

JSMR ditutup menguat 4,6% ke level 4,340 pada perdagangan kemarin (13/10). Kami perkirakan, posisi JSMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga diperkirakan JSMR berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 4,200-4,300

Target Price: 4,470, 4,650

Stoploss: below 4,130


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.