google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham JPFA, MTEL, TKIM dan ASII oleh MNC SEKURITAS | 6 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham JPFA, MTEL, TKIM dan ASII oleh MNC SEKURITAS | 6 Juni 2022



MNCS Daily Scope Wave 
6 Juni 2022



Menutup perdagangan akhir pekan kemarin (3/6), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 7,182. Apabila IHSG belum mampu untuk break dari resistance di 7,267, maka posisi IHSG masih kami perkirakan berada di akhir wave (y) dari wave [a] sehingga IHSG rawan terkoreksi ke rentang level terdekat di 7,060-7,000 terlebih dahulu.

Support: 6,930, 6,800

Resistance: 7,267, 7,297


JPFA - Buy if Breakout

JPFA ditutup menguat 4,3% ke level 1,470 pada perdagangan Jumat (3/6), penguatan JPFA pun masih tertahan oleh level resistancenya. Kami memperkirakan, posisi JPFA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3, sehingga JPFA berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break resistance diiringi volume yang tinggi.

Buy if Breakout: 1,480

Target Price: 1,515, 1,550

Stoploss: below 1,370


MTEL - Spec Buy

MTEL ditutup menguat 2,1% ke level 725 pada perdagangan akhir pekan kemarin (3/6). Posisi MTEL saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A pada label hitam, sehingga koreksi MTEL akan terbatas dan berpeluang menguat kembali. Namun demikian, waspadai akan terjadinya koreksi yang dalam untuk membentuk wave [b] di label merah.

Spec Buy: 700-725

Target Price: 750, 760

Stoploss: below 695


TKIM - Buy on Weakness

Jumat kemarin (3/6), TKIM ditutup cenderung flat di level 7,150. Kami perkirakan, posisi TKIM saat ini sedang berada di akhir wave a dari wave (iii) sehingga posisi TKIM rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave b, manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 6,675-7,000

Target Price: 7,600, 8,000

Stoploss: below 6,350


ASII - Sell on Strength

ASII ditutup terkoreksi 0,3% ke level 7,300 pada perdagangan Jumat (3/6). Selama ASII belum mampu break resistance di 7,500 atau bahkan 7,700, maka posisi ASII saat ini sudah berada di akhir wave (y) dari wave [b] dan rawan terkoreksi untuk membentuk wave [c] dari wave B ke rentang area 6,200-6,600. Level koreksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan buyback.

Sell on Strength: 7,375-7,450


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...