Langsung ke konten utama

Realisasi Belanja Modal PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. (RALS) Rp148 Miliar Hingga Juni 2022

PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. (RALS)

PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. (RALS)
menyampaikan bahwa perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp300 miliar pada tahun 2022.

Sementara sampai dengan bulan Juni 2022, Perseroan telah menggunakan Capex sebanyak Rp148 miliar. Dana tersebut dialokasiakn untuk pembukaan gerai baru, penambahan aset tetap, dan normal maintenance.

"Perseroan berencana untuk membuka 2 gerai baru lagi sampai akhir tahun 2022. Untuk membuka toko baru, kurang lebih dana investasinya itu sekityar Rp 30-50 miliar per toko." kata Direksi Ramayana dalam laporan hasil Public Expose, yang telah digelar belum lama ini.

Selama enam bulan pertama tahun 2022, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp3.024,1 miliar, atau naik 10,7% dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2.732,6 miliar. Total laba bersih yang dibukukan Perseroan pada enam bulan pertama tahun 2022 sebesar Rp286,0 miliar atau setara dengan 9,5% dari total penjualan Perseroan, naik 107,5% dibandingkan laba bersih Perseroan di enam bulan pertama tahun 2021 sebesar Rp137,8 miliar. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham SIDO | 26 September 2022

Analisa Saham SIDO Pada Jumat (23/9), harga saham SIDO ditutup stagnan di level Rp 700 per saham. Muncul Hammer candle dan bertahan di atas MA20 dengan RSI menguat dan MACD & Stochastic bergerak naik meski volume perdagangan menurun. Rekomendasi: Buy on Weakness Support: Rp 685 Resistance: Rp 790 Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki- Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.