Langsung ke konten utama

LPLI Jadi Pembeli Siaga Right Issue Bank Nationalnobu (NOBU)


Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen PT Star Pacific Tbk (LPLI) yang digelar pada 13 Oktober 2022 secara elektronik menyetujui penyertaan modal di PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU), dalam bentuk pemasukan aset (Inbreng).

"RUPS menyetujui untuk melakukan penyertaan modal pada perseroan terbatas PT Bank Nationalnobu Tbk dalam bentuk pemasukan aset, termasuk menjadi pembeli siaga dalam penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue) NOBU," ujar Corporate Secretary PT Star Pacific, Heni Widjaja, dalam keterbukaan informasi di laman BEI, Senin (17/10).

Menurut Heni, nilai komitmen secara keseluruhan maksimal nilai aset perseroan yang dialihkan yaitu Rp368 miliar, yang dibayar dengan penyetoran dalam bentuk selain tunai (Inbreng) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam rapat itu, tutur Heni, pemegang saham juga menyetujui rencana transaksi material dan transaksi afiliasi atas pengalihan aset Gedung Graha Lippo milik LPLI yang terletak di Jalan Boulevard Diponegoro No 101 Lippo Village, Tangerang.

RUPS juga memberikan kuasa dan wewenang kepada direksi perseroan dengan hak substitusi untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut.

Dalam RUPS yang dihelat secara elektronik menggunakan fasilitas eASY KSEI itu dihadiri secara fisik komisaris dan jajaran direksi LPLI yang berkumpul di Hotel Aryaduta, Lippo Karawaci.

Rapat dipimpin Chrysologus RN Sinulingga, Komisaris LPLI, yang ditunjuk Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 23 September 2022, dan jajaran direksi perseroan, Lukman Djaja (Presiden Direktur), serta Agus Arismunandar dan Heni Widjaja (Direktur).

Pemegang saham independen LPLI yang hadir pada RUPS itu mewakili 346.513.067 saham atau 59,98% dari 577.734.946 saham yang merupakan seluruh saham yang dimiliki pemegang saham independen, yang dikeluarkan perseroan sampai 20 September 2022, dan yang mempunyai hak suara sah. "Karena itu, rapat ini dapat dilaksanakan dan dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat," ungkap Heni.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, INKP dan AKRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 November 2022

Mirae Asset Sekuritas 29 November 2022 Tasrul IHSG Daily, 7,017.36 (-0.51%), limited downside, daily trading range 6,995 - 7,077. Cut loss level di 6,950. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak turun. Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized mulai bergerak naik, indikator RSI optimized indikator W%R optimized masih bergerak turun.  BUMI Daily, 179 (-3.24%), buy on weakness, TP 191, daily trading range 173 - 184, cut loss level di 170. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.  INKP Daily, 9,525 (0.00%), buy on weakness, TP 9,900, daily trading range 9,425 - 9,725, cut loss level di 9,400. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized konsolidasi sekitar support. Harga masih di bawah c

Rekomendasi Saham BBRI, MPPA, ADRO dan ANTM oleh Indopremier Sekuritas | 28 November 2022

Indopremier Sekuritas 28 November 2022 IHSG (7.025 – 7.085): Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.025 kemudian 6.995 dengan resist di level 7.085 kemudian 7.115. BBRI (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.850 dengan support di level 4.700 cut loss jika break 4.650. MPPA (Buy): Target kenaikan harga pada level 202 kemudian 206 dengan support di level 194 cut loss jika break 190. ADRO (Buy on Weakness ): Target harga beli pada level 3.700 dengan resist di level 3.790 kemudian 3.830. ANTM (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.930 dengan resist di level 1.970 kemudian 1.990. XCLQ (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 105 dengan resist di level 107 kemudian 108. XDIF (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 504 dengan resist di level 512 kemudian 517. XPLC (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 526 dengan resist di level 532 kemudian 540. Full report bisa diakses di : ht

Rekomendasi Saham ABMM, UNVR, BBRI dan GOTO oleh Samuel Sekuritas | 29 November 2022

Samuel Sekuritas 29 November 2022 William Mamudi ABMM rebound dengan bullish engulfing. Antisipasi breakout flip level Rp 3.820 dan lanjut reli. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 3.870 dan cut loss Rp 3.500. ABMM pada Senin (28/11) ditutup di level Rp 3.680 per saham. UNVR breakout resistance Rp 4.670 dengan marubozu dan spiking volume. Antisipasi tutup gap dan uji angka bulat Rp 5.000. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 4.840 dan cut loss Rp 4.600. UNVR pada Senin (28/11) ditutup di level Rp 4.710 per saham. BBRI breakout neckline Rp 4.670 dari inverted head and shoulders. Antisipasi tutup gap Rp 4.850 dan lanjut reli. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.900 dan cut loss Rp 4.750. BBRI pada Senin (28/11) ditutup di level Rp 4.820 per saham. GOTO breakdown support Rp 180 dengan bearish marubozu dan spiking volume. Antisipasi lanjut koreksi all-time low. Rekomendasi sell dengan target harga Rp 162 dan cover Rp 184. GOTO pada Senin (28/11) ditutup di level Rp 173 per saha