google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Injeksi Modal MNC Sekuritas, MNC Capital (BCAP) Tawarkan Obligasi Rp450 Miliar Langsung ke konten utama

Injeksi Modal MNC Sekuritas, MNC Capital (BCAP) Tawarkan Obligasi Rp450 Miliar


PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022 senilai Rp450 miliar mulai tanggal 4-5 Januari 2023.

Mengutip keterangan emiten investasi grup MNC ini pada pariwara media cetak, Rabu (4/1/2023) bahwa penjamin emisi obligasi yakni MNC Sekuritas dan Sucor Sekuritas yang akan menjamin dengan kesanggupan penuh penyerapan surat utang senilai Rp346,88 miliar itu.

Untuk itu, kedua anggota bursa itu menawarkan surat utang dengan peringkat idBBB+ dari Pefindo dalam 3 seri.

Rinciannya, seri A dengan nilai Rp231 miliar berbunga tetap Rp10,5 persen per tahun hingga jatuh tempo dalam 370 hari setelah penerbitan.

Lalu, seri B senilai Rp60,425 miliar berbunga 11,25 persen per tahun hingga jatuh tempo 3 tahun mendatang.

Berikutnya, seri C senilai Rp55,175 miliar berbunga 12 persen per tahun hingga jatuh tempo 5 tahun kemudian.

Adapun sisanya, Rp103,12 miliar akan ditawarkan dengan kesanggupan terbaik.

Rencananya, 45 persen dana hasil penerbitan surat utang akan dipinjamkan ke MNC Sekuritas. Oleh anak usaha itu, akan digunakan untuk pembiayaan nasabah dalam transaksi efek.

Sisanya, 33 persen akan dipinjamkan ke MNC Guna Usaha Indonesia. Oleh anak usaha itu akan digunakan untuk pembiayaan anjak piutang dan pembiayaan alat berat.
Selebihnya, 22 persen akan dipinjamkan kepada MNC Finance. Oleh anak usaha itu, akan digunakan untuk pembiayaan kendaraan bermotor, rumah dan anjak piutang.
Author: O H
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...