google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Blue Bird Tbk (kode saham : BIRD) : Biaya Operasional Turun 60 Persen Dengan Kendaraan Listrik Langsung ke konten utama

PT Blue Bird Tbk (kode saham : BIRD) : Biaya Operasional Turun 60 Persen Dengan Kendaraan Listrik


PT Blue Bird Tbk (kode saham : BIRD) memproyeksikan biaya operasional perseroan bisa turun sebesar 60 persen dengan adanya kendaraan listrik.

Wakil Direktur Utama Blue Bird Andre Djokosoetono di depan awak media di Gedung Blue Bird Headquarter, Jakarta, Selasa, menyampaikan perseroan telah menyiapkan Rp2 triliun untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2023.

Dari sejumlah capex tersebut, perseroan akan menggunakannya untuk membeli kendaraan baru dan melakukan peremajaan terhadap kendaraan lama, dengan total sebanyak 6.000 kendaraan.

.Sudah termasuk bus listrik,. ungkap Andre.

Selain itu, perseroan menargetkan sebanyak 300 hingga 500 kendaraan listrik baru pada tahun ini.

Pihaknya memastikan perseroan telah menyiapkan anggaran untuk menyediakan kendaraan listrik tersebut, meskipun nantinya tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sedang menyiapkan skema subsidi untuk kendaraan listrik, yang mana untuk motor listrik sudah ditetapkan sebesar Rp7 juta per motor yang berlaku pada Maret 2023.

Sementara untuk kendaraan roda empat belum ditentukan nilai insentif atau subsidi yang akan diberikan.

Pihaknya menyampaikan keunggulan kendaraan listrik di antaranya menurunnya biaya operasional serta tidak adanya emisi karbon.

.Kita harus berkontribusi positif dari pengurangan emisi,. ujar Andre.

Dalam kesempatan ini, pihaknya optimistis kinerja pendapatan dan laba perseroan pada kuartal IV-2022 akan melebihi capaian pada kuartal III-2022.

Blue Bird mencatatkan laba bersih Rp260,62 miliar pada kuartal III-2022, yang ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang mencapai 73 persen menjadi Rp2,5 triliun. (end/ant)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...