google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Incar Pendapatan Rp5,7 Triliun, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Siapkan Capex Hingga Rp1,2 Triliun Di 2023 Langsung ke konten utama

Incar Pendapatan Rp5,7 Triliun, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Siapkan Capex Hingga Rp1,2 Triliun Di 2023


PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
tahun ini menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp1-1,2 triliun. Hal itu disampaikan Direktur Keuangan HEAL, Aristo Sungkono Setiawidjaja usai pelaksanaan RUPS Tahunan Rumah Sakit Hermina di Jakarta, Selasa (30/5).

Aristo mengatakan, sebagian besar dana capex ini akan digunakan untuk membangun unit-unit rumah sakit, serta untuk pembelian tempat tidur di sejumlah rumah sakit eksisting. "Tahun ini, kita akan bangun dua rumah sakit yakni, di Aceh dan Ciawi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama HEAL, Hasmoro menambahkan, hingga akhir Kuartal I-2023 nilai serapan capex perseroan sudah mencapai Rp298 miliar, terutama untuk mendukung kerjasama pengelolaan Rumah Sakit Ubaya di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih lanjut Hasmoro menyebutkan, guna dapat meningkatkan kinerja keuangan di sepanjang 2023, HEAL akan lebih fokus pada upaya meningkatkan pendapatan dan secara optimal, menekan beban dan biaya. "Revenue kami bisa meningkat, karena menangani pasien eksekutif," imbuhnya.

Terkait kinerja 2023, Aristo mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan adanya pertumbuhan pendapatan dibanding tahun sebelumnya atau menjadi Rp5,7 triliun. "Kami menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp5,7 triliun, dengan proyeksi EBITDA margin sebesar 28 persen," pungkas Aristo. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...