google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Siloam International (SILO) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buyback Saham Langsung ke konten utama

Siloam International (SILO) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buyback Saham


PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
akan melakukan transaksi pembelian saham (buyback saham) yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dan tercatat pada PT Bursa Efek Indonesia.

Manajemen SILO dalam keterangan tertulisnya Selasa (23/5) menyampaikan bahwa bahwa pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan mulai tanggal 25 Mei 2023 sampai dengan 24 Mei 2024 dengan biaya sebesar Rp50 miliar tidak termasuk biaya-biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.

Lebih lanjut Manajemen memaparkan jumlah saham Perseroan yang akan dibeli kembali adalah sebanyak-banyaknya 0,30% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan termasuk saham treasuri atau sebanyak 39.018.375 saham.

Pertimbangan SILO melakukan aksi korporasi ini adalah sehubungan dengan pelaksanaan Program Insentif Jangka Panjang melalui program kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan (Management and Employee Stock Options Plan atau MESOP) yang akan dijalankan oleh Perseroan.

MESOP ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan insentif dan penghargaan kepada para karyawan yang memiliki peranan penting dan berkinerja baik, serta untuk meningkatkan motivasi karyawan Perseroan. Selain itu, Perseroan memandang bahwa harga saham Perseroan saat ini belum mencerminkan nilai/kinerja Perseroan sesungguhnya.

"SILO meyakini bahwa tidak ada dampak terhadap penurunan pendapatan atas pelaksanaan buyback saham ini dan tidak akan mempengaruhi secara negatif terhadap pembiayaan kegiatan operasionalnya,"tutur Manajemen SILO.

SILO akan membatasi harga buyback saham harus lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya sesuai dengan regulasi OJK dalam POJK 30/2017 dan diperkirakan akan berdampak minimal terhadap kegiatan usaha, operasional, dan pertumbuhan Perseroan dikarenakan dana yang dialokasikan untuk buyback tidak material dan dengan demikian akan berdampak minimal terhadap persyaratan modal kerja Perseroan.

Buyback ini akan dilaksanakan setelah SILO memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPSLB) yang akan digelar pada tanggal 25 Mei 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...