google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Perpanjang Periode Buyback Saham, Itama Ranoraya (IRRA) Siapkan Dana Rp50 Miliar Langsung ke konten utama

Perpanjang Periode Buyback Saham, Itama Ranoraya (IRRA) Siapkan Dana Rp50 Miliar


PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA)
akan memperpanjang periode pembelian kembali saham (buyback saham) yang akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Heru Firdausi Syarif Direktur utama IRRA dalam keterangan tertulisnya Jumat (15/9) menyampaikan bahwa bahwa perpanjang pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan dalam 3 bulan mulai 18 September 2023 hingga tanggal 17 Desember 2023.

Lebih lanjut Heru memaparkan Pembelian saham ini menggunakan dana idle Perseroan, sehingga tidak akan mempengaruhi pendapatan dan pembiayaan dan pelaksanaan buyback ini akan menyebabkan perubahan pada jumlah yang beredar, namun perubahan tersebut tidak signifikan terhadap performa laba per saham Perseroan.

"IRRA menyiapkan dana sebesar Rp50 miliar atau sebesar 3,698 % dari jumlah saham.dan akan dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan harga pada hari sebelumnya,"tutur Heru

Heru menambahkan Dengan tetap menjaga cashflow, maka kemampuan Perseroan untuk mencapai target tahun 2023 akan tetap terjaga. Ditambah dengan image Perseroan yang akan terbantu dengan stabilnya harga saham, akan melancarkan mencapai tujuan bisnisnya.(end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Bank BTPN Syariah (BTPS) Tuntaskan Pengalihan 651.900 Saham Treasuri Rp2.508 per Lembar

Bank BTPN Syariah (BTPS) menuntaskan pengalihan 651.900 saham hasil buyback. Pelepasan saham treasuri tersebut dilakukan pada harga rata-rata Rp2.508 per lembar. Dengan begitu, perseroan meraup dana hasil penjualan saham treasuri Rp1,63 miliar.  ”Kami telah menuntaskan pengalihan saham hasil buyback pada 25 Januari 2023,” tulis Arief Ismail, Direktur atau Corporate Secretary Bank BTPN Syariah.  Menyusul pelaksanaan pengalihan saham treasuri itu, total perseroan telah menjual saham hasil buyback sebanyak 1.883.900 lembar. Dan, sisa saham treasuri tercatat sekitar 616.100 lembar.  Saham treasuri yang dialokasikan, dan didistribusikan kepada penerima merupakan komponen remunerasi bersifat variabel yang ditangguhkan (deferred bonus), saham tersebut tidak dikenakan lock-up period. Jadi, saham tersebut bisa ditransaksikan, dan dipindahtangankan baik di bursa efek atau di luar bursa efek.  Penuntasan pengalihan saham treasuri tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hu