google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Pilihan 14 Juli 2016 Langsung ke konten utama

Saham Pilihan 14 Juli 2016

Saham Pilihan Hari Ini


Indo Premier Initiating Coverage - Tiga Pilar Sejahtera (AISA) 7/13/2016
Rice Race
- Tiga Pilar Sejahtera (AISA) bergerak di bidang manufaktur makanan dan penggilingan padi, yang masing-masing mewakili 32% dan 66% dari pendapatan FY15 setelah menjual cash-flow negative plantation unitnya Golden Plantation (GOLL IJ: Rp126, Not Rated) di bulan Mei 2016
- Pasca akuisisi Dunia Pangan di tahun 2010, pendapatan bisnis beras AISA telah berkembang dengan pesat pada CAGR 53% di FY11-15, sementara kenaikan kontribusi produk beras bermerek dengan margin yang lebih tinggi yang bermerek, yang ditargetkan meningkat menjadi 40% dari penjualan beras di FY16F dari 17% di FY15, telah menyebabkan marjin berasnya meningkat hingga 21% di 1Q16 (vs.14% di FY15)
- Valuasi: BUY dengan TP Rp 2.100

Samuel Sekuritas Sector Update – Cigarette 7/13/2016
Another hike this year?
- DirJen Bea dan Cukai Kementrian Keuangan akan mempercepat penyesuaian cukai hasil tembakau (CHT) untuk mengejar target penambahan penerimaan cukai dalam RAPBNP menjadi Rp148.09triliun dari target APBN sebesar Rp146.43triliun
- Terlepas dari perlambatan volume penjualan industri yang tengah terjadi, Samuel melihat sektor rokok masih akan menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar. Sehingga adalah wajar bila sektor rokok dipandang masih akan menjadi objek pajak yang menarik kedepannya. Konsistensi kenaikan CHT tersebut tentu akan berdampak negatif pada kinerja margin pelaku usaha rokok. Ruang gerak untuk melakukan penyesuaian beban biaya yang lebih tinggi dengan cara menaikan ASP juga akan menyempit
- Valuasi Sektor: NEUTRAL (HMSP: Hold TP Rp4.390, GGRM: Buy TP Rp77.150)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...