google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Pagi 14 Juli 2016 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Pagi 14 Juli 2016

Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Jul 14, 2016)

Research Team (research@dwsec-id.com)


Market Comment by Dang Maulida (dangmaulida@dwsec-id.com)
IHSG diperkirakan akan mengalami profit taking hari ini pada drop harga WTI dari 4.4% yang ditutup pada USD44.8/barel kemarin. Sementara itu, USD/IDR terus menguat pada IDR13,086 (vs penutupan sebelumnya IDR13,120), yang kami pikir harus mendukung selling pressure dari IHSG. Di ujung lain, DJIA tetap pada rekor tinggi dalam penutupan kemarin 18,372, sementara Nikkei melayang di zona positif selama waktu pembukaan. Dengan demikian, sentimen regional diharapkan untuk mendukung IHSG dari aksi profit taking yang mendalam. IHSG diperkirakan akan diperdagangkan dalam 5,100 – 5,160 kisaran saat ini.

Market Indicator

JCI: 5,133.93 (+0.67%)
EIDO: 25.31 (+0.32%)
DJIA: 18,372.12 (+0.13%)
FTSE100: 6,670.40 (-0.15%)
USD/IDR: 13,086 (-0.26%)
10yr GB yield: 7.18% (+8bps)
Oil Price: 44.75 (-4.38%)
Foreign net purchase: IDR864.5bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 

TOP BUY: BBRI, TLKM, ASII, GGRM, BBCA
TOP SELL: CTRP, SMGR, BEKS, PGAS, BMRI

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

BMRI, TLKM, BBCA, ANTM, BBRI

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com) 


*IHSG: hari ini cenderung naik namun mulai terbatas dengan perkiraan trading range hari ini 5,087-5,163. Indikator MFI Optimized terlihat relatif flat di support trendline  dan kenaikan indikator W%R Optimized mulai terbatas.
*ADHI: trading buy, trading range hari ini 2,830-2,890. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan masih cenderung naik dengan dukungan volume tembus rata-rata.
*WIKA: trading buy, trading range hari ini 2,810-2,950. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan dukungan volume mendekati rata-rata.
*WSKT: trading buy, trading range hari ini 2,550-2,670. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R masih cenderung naik dengan dukungan volume tembus rata-rata.

Daewoo Indonesia Equity Movers 

Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com)

*Persediaan minyak mentah AS turun 2,5 juta barel pekan lalu: EIA *Harga impor AS naik 0,2% pada Juni *WTON +2,1%. Wika Beton akan lepas saham treasury di semester II. Perseroan memiliki 337,15 juta treasury stock.
*BBRI +0,4%. BRI kaji buka kantor cabang di Malaysia mengingat besarnya potensi Malaysia untuk bisnis perbankan.
*RALS +6,9%. Ramayana konversi sebagian gerai ke SPAR Perubahan nama supermarket dinilai dapat menambah keuntungan dari sisi bisnis.
*SOCI -0,4%. Moody's beri peringkat B1 untuk SOCI dengan outlook stabil.
*RMBA 0,0%. Bentoel Investama diversifikasi bisnis anak usaha untuk menggenjot bisnisnya.
*CITA 0,0%. Cita Mineral akan operasikan pabarik smelter akhir Juli ini untuk mendorong pendapatan.

Daily write up  

Tax amnesty law: 2H16 sweetener by Dang Maulida (dangmaulida@dwsec-id.com)
- Undang-undang (UU) pengampunan pajak yang disahkan pada 28 Juni lalu, akan efektif pada 18 Juli. Saat ini Kementerian Keuangan (MoF) sedang menggodok peraturan turunan yang dibutuhkan untuk melaksanakan UU tersebut. Pemerintah sudah memperhitungkan penerimaan pajak dari dana repatriasi ini sebesar IDR165tr di dalam revisi anggaran tahun ini.
-Jika program ini berjalan lancar, baik penerimaan pajak dan pokok dana yang tersimpan di bank akan memudahkan pemerintah untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi tahun ini di 5,2% YoY, menurut kami. Menurut kalkulasi Bank Indonesia, dana pengampunan pajak bisa mendongkrak pertumbuhan PDB di kisara 0,3-0,4 ppts dari asumsi dasar 5,2%.
-Hal ini karena dana masuk akan menguatkan nilai tukar USDIDR, mengurangi biaya impor bahan baku, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...