google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (IHSG) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (IHSG)


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (IHSG)


Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)

Kami berharap IHSG untuk melacak kemajuan semalam dari pasar AS. Pada data di depan, ADP mengungkapkan 154ribu pekerja ditambahkan ke gaji swasta pada bulan September, kegiatan bisnis AS diperluas menjadi 52.3pt bulan lalu, dan aktivitas jasa ISM tumbuh pada September menunjukkan laju tercepat dalam hampir satu tahun. #PERHATIAN UTAMA KAMI PADA AMNESTI PAJAK: Menurut teman dekat saya - bekerja sebagai TV PM untuk Samsung Electronics Indonesia - agen penjualan TV-nya telah mengatakan kepadanya bahwa pertumbuhan penjualan tetap lamban karena program amnesti pajak. Amnesti pajak telah memberikan pemerintah IDR91.0triliun sejauh ini (http://www.pajak.go.id/statistik-amnesti). penerimaan pajak ini bagi pemerintah adalah pembayaran tunai bagi pelamar - yang berarti uang tambahan ini yang seseorang haruskan untuk dibayar paling awal pada kegiatan belanja rutin nya. kuartal terakhir, konsumsi swasta tercatat IDR1,263.4triliun. Mengingat amnesti pajak telah berjalan selama 3 bulan lebih, dan dengan asumsi konsumen sebagian mengurangi pengeluaran di 3Q16, pertumbuhan konsumsi swasta bisa mengejutkan investor untuk downside. Pandangan Kami pada makro Indonesia saat ini sedang ditinjau.

Market Indicator
JCI: 5,420.65 (-0.94%)
EIDO: 26.53 (+0.53%)
DJIA: 18,281.03 (+0.62%)
FTSE100: 7,033.25 (-0.58%)
USD/IDR: 12,998 (+0.15%)
10yr GB yield: 7.02% (+2bps)
Oil Price: 49.83 (+2.34%)
Foreign net purchase: -IDR33.9bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBRI, UNTR, DILD, PWON, INTP
TOP SELL: BMRI, ASII, INCO, HRUM, BBNI

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, TLKM, BBCA, BMRI, ASII

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)


*IHSG: hari ini cenderung naik. Perkiraan trading range hari ini 5,407-5,462. Kenaikan indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized saat akan menguji support trendline dengan kemungkinan akan berbalik arah untuk naik kembali dengan dukungan volume tembus rata-rata.
*INDF: trading buy, trading range hari ini 8,725-9,050. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan menguji support trendline dengan potensi akan berbalik arah untuk naik namun volume masih di bawah rata-rata.
*UNTR: trading buy, trading range hari ini 18,250-19,325. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
*RALS: trading buy, trading range hari ini 1,110-1,190. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI Optimized masih cenderung naik dengan dukungan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...