google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Tips trading hari ini, Kamis 24 November 2016 Langsung ke konten utama

Tips trading hari ini, Kamis 24 November 2016


Tips trading hari ini, Kamis 24 November 2016

1.IHSG saat ini masih belum kondusif, karena mau menutup gap 5196-5231 saja terlihat sangat susah sekali, nampaknya market menanti situasi tanggal 25 Nov dan tgl 2 Dec 2016.

2.Asing masih selalu agresif berjualan hampir 800 Milyards dengan melakukan net sell atas saham TLKM, ASII, ANTM, BMRI, BBCA, BBNI, GGRM, sedangkan asing net buy sangat kecil pada saham AALI, PGAS, ITMG, CTRA.

3.Happy cuan ya yang kemarin main dengan saham AKKU, oleh karena itu tipsnya sederhana saja, setiap saham yang ditekan abis-abisan selama beberapa hari, selalu berpeluang tehnical rebound dan jika itu terjadi, maka potnsi gain sangat tinggi sehingga jika kemarin ambil dari harga terendah, maka keuntungan mendapat 45% belum termasuk kenaikan hari ini.

4.Demikian juga yang kemarin ikut bermain dengan WIKA-R tentunya dapat cuan sangat besar pada saat beli  1 hari sebelum last trade WIKA-R dan jual pada hari kemarin terakhir perdagangan WIKA-R keuntungan juga tidak kalah besar dari terendah 125 dan tertinggi kemarin 330.

5.Saya sendiri kemarin main WIKA-R sehingga tidak main dengan saham AKKU.Kondisi Dow subuh ini  +0.31% dan EIDO - 1.47%, sehingga saat ini EIDO nampaknya beranomali dengan DOW, dan kita nantikan perdangan right yang akan datang, antara lain adalah KRAS-R, semoga masih ada peluang seperti WIKA-R.

Happy trading and always dicipline...
Credit thx to angguntrader

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...