google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 30 November 2016 (Global) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 30 November 2016 (Global)

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 30 November 2016 (Global)


US

Saham-saham AS ditutup naik pada perdagangan Selasa, dipimpin oleh saham health care dan real estate, dikarenakan investor mencerna penurunan harga minyak menjelang pertemuan OPEC, serta data ekonomi.

WTI untuk pengiriman Januari turun 3,9 persen ke $45,23 per barel. OPEC akan bertemu di Wina, Austria hariRabu dan trader akan tetap fokus pada pengumuman mengenai pemangkasan produksi minyak. Pada September, OPEC telah menjelaskan kesepakatan untuk memangkas produksi sekitar 1 juta barel per hari

Menteri ESDM Indonesia Ignasius Jonan mengatakan ia tidak yakin OPEC akan mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi minyak dalam pertemuan nanti. Sementara itu, produsen non-OPEC Rusia dikonfirmasi pada hari Selasa bahwa pihaknya tidak akan menghadiri pertemuan OPEC.

Dari berita ekonomi, pembacaan kedua pada GDP kuartal ketiga sebesar 3,2 persen, di atas pembacaan sebelumnya 2,9 persen.

Data lain yang dirilis Selasa termasuk indeks S&P Core Logic Case-Shiller, yang menunjukkan harga rumah AS naik 5,5 persen pada September. Indeks kepercayaan konsumen untuk bulan November sebesar 107.1, jauh di atas ekspektasi.


Europe

Saham-saham Eropa ditutup menguat di hari Selasa karena investor terfokus pada pembicaraan antara anggota OPEC dan ketidakpastian politik menjelang referendum di Italia.

Saham perbankan naik lebih dari 0,6 persen menyusul berita bahwa Bank Sentral Eropa siap untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah Italia untuk mengontrol gejolak pasar menyusul referendum hari Minggu.

Di tempat lain, presiden Eurogroup mengatakan kepada anggota parlemen Eropa mereka harus keras dengan Inggris dalam negosiasi Brexit mendatang. Jeroen Dijsselbloem menambahkan bahwa Kota London tidak dapat mempertahankan akses penuh ke pasar Uni Eropa jika tidak mematuhi semua aturan Eropa.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...