google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Desember 2016 Global Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Desember 2016 Global

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Desember 2016 Global

US

Saham-saham AS ditutup naik pada hari Senin, tidak terpengaruh oleh voting di Italia yang berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri Matteo Renzi. Saham keuangan, teknologi dan konsumen discretionary naik sekitar 1 persen.

Dow Jones Industrial Average naik sekitar 45 poin, mencetak rekor tertinggi secara intraday dan penutupan, dengan Goldman Sachs berkontribusi paling besar.

Di berita ekonomi, index non manufaktur November IHS Markit berada di 54,6, menandai sembilan bulan berturut-turut di mana sektor jasa menunjukkan ekspansi. "Responden survei mencatat bahwa peningkatan kepercayaan konsumen dan ekonomi domestik yang kondusif telah membantu meningkatkan aktivitas bisnis pada bulan November," kata IHS.

Indeks jasa ISM pada bulan November berada di 57,2, di atas pembacaan Oktober yang sebesar 54,8.

Europe

Saham-saham Eropa berhasil pulih dan ditutup menguat pada hari Senin setelah mengalami koreksi di awal perdagangan setelah Perdana Menteri Italia Matteo Renzi kalah referendum untuk mengubah konstitusi negara.

Saham bank turun lebih dari 1,2 persen pada pembukaan tapi kemudian memangkas kerugian dan ditutup naik 0,76 persen di akhir perdagangan. Namun, bank Italia - Unicredit, Banco Popolare dan Banca Popolare di Milano masih melemah.

Menteri keuangan Eropa berkumpul di Brussels pada hari Senin, tapi wakil Italia Pier Carlo Padoan batal hadir.

Presiden Eurogroup, Jeroen Dijsselbloem mengatakan Italia akan perlu untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi tingkat utang tapi tidak mungkin juga untuk memberikan tekanan pada negara mengingat ketidakstabilan politik saat ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...