google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global 18 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global 18 Mei 2017

US

Saham-saham AS ditutup turun tajam pada hari Rabu karena investor cemas atas berita terbaru yang keluar dari Washington.

Dow Jones ditutup turun sekitar 370 poin, dengan Goldman Sachs memberikan kontribusi paling besar terhadap kerugian. S&P 500 turun 1,8 persen, dengan saham finansial melemah 3,1 persen dan memimpin penurunan. Nasdaq turun 2,6 persen, dan mencatat sesi terburuk sejak 24 Juni.

NBC News mengkonfirmasi sebuah laporan dari The New York Times bahwa mantan Direktur FBI James Comey mengumpulkan sebuah memo yang menguraikan percakapan di mana Presiden Donald Trump diduga memintanya untuk menghentikan penyelidikan terhadap Michael Flynn, mantan penasihat keamanan nasional.

Pada hari Selasa, Jason Chaffetz meminta FBI untuk mendapatkan catatan tentang komunikasi antara Trump dan Comey.

The Fed memberi sinyal bahwa pihaknya akan menaikkan suku bunga dua kali lagi tahun ini, setelah kenaikan seperempat poin di bulan Maret. Komite pembuat kebijakan bank sentral dijadwalkan bertemu bulan depan. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga bulan Juni adalah 69,2 persen, menurut alat FedWatch CME Group.


Europe

Saham-saham Eropa ditutup turun tajam pada hari Rabu di tengah laporan Presiden Donald Trump meminta mantan Direktur FBI James Comey untuk mengakhiri penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional tersebut.

Otomotif menjadi salah satu di antara sektor dengan kinerja terburuk pada hari Rabu. Saham Fiat Chrysler mencatatkan penurunan terbesar setelah Reuters melaporkan pada sesi sebelumnya bahwa Uni Eropa akan memulai tindakan hukum melawan Italia karena tidak melakukan pemolisian atas dugaan kecurangan uji emisi oleh produsen mobil tersebut. Sahamnya tergelincir hampir 5 persen. Saham bank dan keuangan juga turun karena kekhawatiran bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin tidak mampu melanjutkan agendanya yang pro-pertumbuhan.

Sementara itu, inflasi zona euro dikonfirmasi pada 1,9 persen di bulan April. Di Inggris, data menunjukkan kenaikan 2,1 persen pada upah di kuartal pertama tahun ini, namun pertumbuhan upah riil berbalik negatif.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(May 18 2017)
Investment Information Team


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...