google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 12 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 12 Mei 2017

Market comment by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)

TGIF! Kami memperkirakan IHSG akan sedikit rebound hari ini setelah penurunan tajam sebelum libur satu hari kemarin (11/5), karena harapan iklim investasi yang lebih baik antara US dan Indonesia setelah WEF ASEAN summit.

Selain itu, Menteri Perindustrian kami, Bapak Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa kemudahan berbisnis dengan AS telah meningkat drastis di Indonesia. Katalis positif lebih lanjut untuk IHSG hari ini berasal dari rebound harga minyak mentah pada hari Kamis setelah data resmi menunjukkan penurunan stok minyak mentah US yang lebih tinggi dari perkiraan dalam minggu terakhir. Minyak mentah US naik 59 sen atau 1.25% menjadi USD47.9/barrel.

Market Indicator

JCI: 5,653.01 (-0.77%)

EIDO: 26.67 (+0.15%)

DJIA: 20,919.42 (-0.11%)

FTSE100: 7,386.63 (+0.02%)

USD/IDR: 13,359 (+0.05%)

10yr GB yield: 7.26% (-13bps) 

Oil Price: 47.83 (+1.06%)

Foreign net purchase: IDR753.8bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)

TOP BUY: BBRI, TLKM, BMRI, BBNI, UNVR

TOP SELL: ASII, UNTR, BBTN, WIKA, PTBA

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

INDY, ASII, TLKM, BUMI, BBRI

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*Diperkirakan IHSG hari ini mulai bergerak positif namun terbatas. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan RSI optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan naik meskipun terbatas dengan volume sekitar rata-rata. Perkiraan normal trading range hari ini 5,641-5,687.

*HRUM - trading buy, normal trading range hari ini 2,070-2,180. Indikator MFI optimized cenderung naik ,indikator W%R Optimized dan indikator RSI Optimized akan menguji support trendline dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan mulai terlihat meskipun masih relative terbatas.

*DOID - trading buy, normal trading range hari ini 780-870. Indikator MFI optimized cenderung, sementara itu indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized saat ini akan menguji support trendline dengan volume sekitar rata-rata. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan mulai terlihat meskipun terbatas.

PTBA - trading buy, normal trading range hari ini 10,825-11,250. Indikator MFI optimized cenderung naik,W%R optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline dengan volume tembus rata-rata. Diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat..

Daily write up

Poultry: Keeping fingers crossed for 2Q17 by Mimi Halimin (mimi.halimin@miraeasset.co.id)

o Emiten poultry menutup 1Q17 dengan kinerja yang lemah.

o Untuk 2Q17, kami berharap dapat melihat peningkatan marjin laba kotor karena: 1) supply jagung lokal yang lebih tinggi, 2) kenaikkan harga broiler dan DOC di bulan April, 3) sentimen perayaan Lebaran.

o Namun, kami memperkirakan kinerja perusahaan unggas tahun ini tidak akan sehebat tahun lalu (high base effect). Kami mempertahankan rekomendasi Netral kami di sektor poultry.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (May 12, 2017)

Research Team (research@miraeasset.co.id)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...