google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Galeri Saham 26 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Galeri Saham 26 Mei 2017


KRAS terus bergerak melemah mencapai target penurunan minor di 530 melanjuti ulasan kami sebelumnya: ‘KRAS Mencapai Target Penurunan. Akhir Dari Tren Turun?‘. Rebound yang terjadi beberapa waktu terakhir masih merupakan technical rebound dalam tren turun jangka panjangnya. Hati – hati, posisi KRAS di 530 saat ini mirip ketika berada di target turun 710 & 670, rebound sesaat untuk melanjutkan penurunan kembali. Di level 530-an saat ini, sebaiknya menunda pembelian selama KRAS belum berkonsolidasi dalam 1 – 2 hari kedepan. Jika gagal bertahan di atas 530 – 510, saham ini berpotensi melemah menuju target utama di 430.

Rekomendasi: Sell on Strength hingga terjadi konsolidasi 1 – 2 hari kedepan.

Disclaimer ON

HRUM saat ini berada di area support. Di satu sisi peluang rebound terbuka. Di sisi lain kita perlu mewaspadai kekuatan support tersebut. Karena jika tidak mampu menahan penurunan HRUM, terbuka ruang penurunan cukup lebar pada saham ini menuju 1325 dengan minor target 1690. Namun berhubung posisi saham ini masih berada di atas support, maka mari kita lihat peluang positifnya.

Jika HRUM mampu menguat ke atas resisten konsolidasi di 2220, saham ini berpeluang naik kembali ke level tertinggi sebelumnya, dengan target – target minor di 2320 & 2530. MACD yang mendatar menunjukkan saham ini berada di akhir konsolidasinya.

Rekomendasi: Buy jika break 2220. Stoploss level 1995.

Disclaimer ON

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...