google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pagi Pasar Saham Mirae Asset 2 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pagi Pasar Saham Mirae Asset 2 Juni 2017

Market comment by Giovanni Dustin (giovanni@miraeasset.co.id)
Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan flat pada hari ini. Kami juga memperkirakan hari yang lambat terkait saham minyak (yaitu komoditas), karena harga minyak mentah global terus menurun, dipicu oleh produksi yang lebih tinggi dari produsen utama. Namun, kami percaya bahwa tren makro masih menunjukkan prospek positif bagi Indonesia. Sebagai pengingat, MSCI rebalance mungkin akan terjadi pada hari ini (tanggal efektif 1 Juni, bagaimanapun, Indonesia ditutup kemarin), namun kami menduga sebagian besar investor telah memposisikannya di depan sejak pengumuman MSCI pada tanggal 15 Mei.

Market Indicator
JCI: 5,738.16 (+0.78%)
EIDO: 26.90 (+1.28%)
DJIA: 21,144.18 (+0.65%)
FTSE100: 7,543.77 (+0.32%)
USD/IDR: 13,307 (-0.12%)
10yr GB yield: 6.95% (-1bps)
Oil Price: 48.36 (+0.08%)
Foreign net purchase: -IDR476.6bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: INTP, BUMI, WSBP, MEDC, DOID
TOP SELL: BBCA, BBRI, ASII, LPKR, LPCK

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBCA, TLKM, BBRI, INTP, HMSP

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*Diperkirakan IHSG hari ini cenderung naik terbatas. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan RSI optimized cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Perkiraan trading range hari ini 5,727 – 5,764.
*INKP: trading buy, trading range hari ini 2,360-2,630. Indikator MFI optimized ,W%R optimized dan RSI optimized masih cenderung naik  namun  volume masih di bawah rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat namun terbatas.
*BRPT: trading buy, trading range hari ini 3,140 – 3,300. Indikator MFI optimized,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik  dengan volume tembus rata-rata.  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan terlihat.
*UNVR: trading buy, trading range hari ini 45,800-46,800. Indikator MFI optimized, RSI optimized cenderung naik dan indikator W%R optimized akan menguji support trendline  dengan kecenderungan akan segera bottom reversal dengan  volume tembus rata-rata.  Diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dan berpotensi untuk naik lebih lanjut.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@miraeasset.co.id)

*Persediaan minyak mentah AS turun 6,4 juta barel pekan lalu: EIA
*Belanja konstruksi turun 1,4% pada April
*Manufaktur ISM 54,9% bulan Mei, vs prediksi 55%
*Manufaktur final PMI sebesar 52,7 pada Mei

*LSIP +2,6%. London Sumatra mengucurkan dividen Rp 35 per saham, setara 40% laba bersih 2016.
*BISI +7,7%. Penjualan benih jagung Bisi International kuartal I tumbuh 38,7%.
*KRAS +24,2% di tengah sentimen penurunan harga bahan baku baja yang menguntungkan bagi produsen.
*BRMS +8,9%. RUPSLB menyetujui rencana Bumi Resources Minerals untuk menerbitkan 36,75 miliar lembar saham seri B tanpa HMETD dengan harga pelaksanaan Rp84 per saham.
*ANTM +5,4%. Aneka Tambang memulai penjualan bijih nikel kadar rendah ke luar negeri seiring dengan telah didapatkannya rekomendasi ekspor bijih mineral dari Kementerian ESDM.
*GIAA +1,6%. Garuda menyiapkan 61.324 kursi penerbangan untuk penerbangan tambahan dalam mengantisipasi lonjakan penumpang saat musim Lebaran.
*PSAB -1,9%. J resources mengalami penurunan penjualan sebesar 22,9% yoy pada 1Q17 menjadi US$49,8 juta.

Daily write up
Garuda Indonesia (GIAA) - Interview with the new CEO: Clearer skies ahead by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)  
- Kami baru saja bertemu dengan CEO baru Garuda Indonesia, Bapak Pahala Mansury, untuk membahas strateginya bagi GIAA
- "5 Quick Wins Priority" Program: Optimalisasi biaya armada (renegosiasi dengan 27 lessor untuk mengurangi biaya sewa pesawat), pengurangan biaya (mengurangi overall cost structure), optimasi rute (menerapkan strategi rute yang lebih baik dan meningkatkan konektivitas dengan meningkatkan utilisasi pesawat terbang), meningkatkan nilai dari anak perusahaan (meningkatkan kontribusi pendapatan anak perusahaan dan mengurangi biaya mereka), dan peningkatan pendapatan (meningkatkan saluran distribusi)
- Bapak Pahala Mansury juga akan mencoba untuk memperbaiki budaya perusahaan, meninjau ulang loyalty program, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
- Kami reiterate rekomendasi Buy kami dan berharap untuk melihat langit yang lebih cerah di masa depan.

<Market Headlines>

LSIP mengucurkan dividen IDR35 per saham (Kontan)
PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mengucurkan dividen IDR35 per saham. Nilai total dividen yang dibagi sebesar IDR237.53bn, setara 40% laba bersih 2016.

Bangun mini plant, DPUM butuh IDR700bn (Kontan)
PT Duta Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) gencar melakukan ekspansi hingga tahun depan. Buktinya, perusahaan perikanan ini sudah menghitung anggaran belanja modal alias capital expenditure tahun 2018 bakal mencapai IDR700bn.

WSBP raih pinjaman IDR 300 miliar dari BRI syariah (Investor Daily)
WSBP telah menandatangani fasilitas pinjaman sebesar IDR 300 miliar dari Bank BRI Syariah. Pinjaman akan dipakai untuk membiayai proyek Cimanggis-Cibitung Toll Ways seksi 2.

Juni, PPRO bidik marketing sales IDR 1.3 triliun (Investor Daily)
PPRO memproyeksikan marketing sales dapat mencapai kisaran IDR 1,2-1,3 triliun pada Juni 2017. Hingga akhir April lalu, marketing sales anak usaha PTPP ini telah mencapai IDR 900 miliar.

(Kompas)
Ekonomi global: Jalur sutra baru tumbuhkan investasi

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Jun 2, 2017)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...