google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global 7 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global 7 Juni 2017


US

Saham-saham AS ditutup turun pada hari Selasa karena Wall Street melakukan lindung nilai jelang peristiwa penting yang dijadwalkan akhir pekan ini. Ketiga indeks sempat menguat tipis setelah ABC News mengatakan bahwa Mantan direktur FBI James Comey akan berhenti mengatakan Presiden Donald Trump menghalangi keadilan dalam penyelidikan biro hubungan mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn.

Bank sentral AS akan bertemu minggu depan, yang diperkirakan secara luas akan menaikkan suku bunga. Di luar negeri, investor bersiap untuk pemilihan umum di Inggris.

Data:
Lowongan pekerjaan mencapai rekor tinggi pada bulan April, dengan total 6,0 juta lowongan.


Europe

Bursa Eropa ditutup melemah pada hari Selasa di tengah kehati-hatian menjelang pemilihan umum Inggris dan pertemuan Bank Sentral Eropa akhir pekan ini.

Saham health care menjadi salah satu di antara sektor dengan kinerja terburuk menyusul berita bahwa percobaan klinis dari Roche hanya menghasilkan sedikit manfaat bagi wanita dengan jenis penyakit tertentu. Saham Roche tergelincir lebih dari 5,5 persen.

Di Inggris, mantan penasihat utama David Cameron telah meminta pemimpin Konservatif Theresa May untuk mengundurkan diri karena perannya dalam pemangkasan polisi saat memimpin Kementerian Dalam Negeri. Komentar tersebut datang hanya beberapa hari sebelum pemilih Inggris memilih Parlemen baru.

Data:
Penjualan ritel di zona euro naik tipis di bulan April, kenaikan bulanan keempat berturut-turut, berkat meningkatnya pembelian makanan dan minuman selama periode Paskah.
Sentimen investor mencapai level tertinggi sejak hampir satu dekade. Menurut Sentix sentimen naik menjadi 28,4 di bulan Juni dari 27,4 di bulan Mei.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jun 7, 2017)
Investment Information Team

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%. Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%. Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi. Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3). Penyebabnya, pelaku pasar mela...

Kisah Pedagang Kopi di Perbatasan RI Beromzet Rp 2 Juta/Hari

Senyum mengembang selalu nampak di raut wajah Siti Badriyah. Perempuan berhijab asal Jawa Tengah itu sudah tinggal di kawasan perbatasan Papua sejak umur 7 tahun. Ia membuka usaha makanan dan kopi keliling di tapal batas Indonesia dengan Papua Nugini. Kalau di Jakarta, mungkin banyak yang menyebut profesi seperti Siti dengan sebutan 'starling', plesetan dari kata Starbucks keliling. Walau hanya berprofesi sebagai starling, bisa dibilang Siti cukup sukses di sana. Bayangkan, omzetnya saja mencapai Rp 2 juta per hari. Kalau dikalikan sebulan berarti puluhan juta omzetnya. Siti bercerita bagaimana awalnya dia bisa tinggal di wilayah perbatasan hingga mencari nafkah di sana. Sejak tahun 1982, Siti mengaku orang tuanya mengikuti program transmigrasi. Karenanya, mau tak mau Siti juga ikut kedua orang tuanya hijrah dari kampung halamannya Banyuwangi ke Papua. Bukan hal yang buruk menurutnya tinggal di kawasan tapal batas. Sebab, selain kondisinya yang juga tentram saat ini, roda ekono...