google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham CLPI 7 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham CLPI 7 Juni 2017


CLPI ALOKASIKAN 50% LABA 2016 UNTUK DIVIDEN

IQPlus, (07/06) - PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) berencana mengalokasikan sebagian atau sekitar 50% dari keuntungannya di tahun 2016 untuk dividen. Niatan itu telah disepakati pemegang saham melalui gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Hotel Mulia, hari ini.

Direktur Operasional Colorpak, Antoni Gunawan menuturkan, dividen yang dibagikan perusahaan kali ini setara sebesar Rp 31,45 miliar. Adapun laba bersih yang diperoleh perusahaan pada tahun 2016, sebesar Rp 63,3 miliar atau meningkat 57,6% dibanding tahun sebelumnya.

"Untuk dividen per saham yang itu sekitar Rp 103,52 per saham," katanya.

Selain dialokasikan untuk dividen, perolehan laba bersih perusahaan pada tahun lalu, rencananya akan difungsikan untuk dana cadangan. Adapun sisanya, akan dibukukan sebagai laba ditahan.

"Sebagian laba akan ditahan, untuk memperkuat modal kerja guna mendukung bisnis perusahaan pada tahun ini dan mendatang," pungkasnya.

Sebagai catatan saja, Colorpak Indonesia berhasil mencatat penjualan sebesar Rp 649 miliar di sepanjang tahun 2016. Angka ini naik tips 2,32% jika dibandingkan realisasi penjualan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 634,3 miliar. Secara volume penjualan mengalami kenaikan sebesar 15,06% dibanding tahun sebelumnya.

"Kontribusi penjualan perusahaan terbesar adalah dari divisi gravure yakni sekitar 56% dari total. Kemudian, disusul dari divisi film 25%, dan divisi adhesive menyumbang sekitar 14% serta sisanya 3,9% dari divisi coating," ungkapnya. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...