google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Heldy Arifien 15 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Heldy Arifien 15 Juni 2017

(OpisBoi‘s Technocopter) Ahead of the possibility Fed Rate Hike, Jakarta Composite Index surge by 1.49% to close at 5,792.90 pts. Led by Misc-Industry, Property, Mining sectors that gains 3.35%, 2.13% and 1.85% respectively. And it was a new record high for June trading sessions, even when the Foreign Investors recorded a net sell by IDR199.21bn across the trading boards.

And the advancing stocks outnumbered the weakened ones, by 240 and 124, where 102 others remained in the same level. There were a total of 77,987,915 shares traded, with a total value of IDR6.22tr. Indonesia’s heavy weight stocks as the index’s movers were climbed sufficiently high, ASII gains 3.97%, BBRI surge by 2.59%, BMRI flew as high as 2.04% as well and pushed the JCI’s candle to form an Opening White Marubozu

This White Marubozu Candle (which in theory signaling a continuation of a price trend) at the JCI’s extremely overbought level of the stochastic indicator, indicates that the market will be facing a potential profit taking for the next trading sessions. Hence, this could hold back the Indonesia Benchmark Stocks in trying to go higher and enter the 5,800s area.

Having said that, with around 2.2% vollatility’s – in the last 5 trading days with a TradingSell signal based on most of the OpisBoi’s short-term trendicators. JCI expected to walk around 5,707-5,821 pts, with a tendencys to go lower to reach the 5,690s support.

Some of these stock had a possible bullish continuation (TradingBuy); BBNI BMRI ICBP INTP TLKM ADHI WIKA WSKT LSIP AALI HMSP LPPF PTBA DOID ITMG AKRA ANTM MEDC SRIL SSMS BMTR BHIT; Foreign Investors eyed on some of these stocks; LPKR MAPI BJTM AGRO PNLF MLPL INDY INAF SIDO TINS BFIN SSIA TOTL; (OnScreen); BUMI BWPT BRMS DEWA PWON CTRA SMRA;

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...