google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pagi Pasar Saham Indonesia | VASI | 5 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pagi Pasar Saham Indonesia | VASI | 5 Juli 2017


Market Summary
VASI

Rabu, 05 Juli 2017

VIEW MARKET 
Sentimen pasar dari luar negeri:
• Kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan harga minyak bisa kembali terjadi, pasalnya produksi minyak OPEC naik ke level tertinggi tahun ini pada bulan Juni 2017, artinya para anggota mengabaikan pemangkasan produksi lebih jauh. OPEC menaikan produksinya sebesar 260.000 barel per hari jika dibandingkan Mei 2017.
• Ketegangan antara Qatar dan negara Teluk masih jauh dari apa yang diharapkan. Qatar menolak untuk memenuhi 13 tuntutan yang disampaikan oleh Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Bahkan, Menteri Pertahanan Qatar, menyatakan pihaknya siap mengerahkan semua yang mereka memiliki untuk membela diri, jika memang hal itu diperlukan.
• Dari AS, inisiasi pemakzulan Presiden Donald Trump terus dilakukan. Anggota DPR AS dari fraksi Partai Demokrat, Jamie Raskin, menginisiasi rancangan undang – undang sejak April lalu. Rancangan legislasi pemakzulan sampai saat ini telah disetujui oleh 21 anggota Partai Demokrat..
Sentimen pasar dari dalam negeri :
• Pemerintah optimis capital inflow ke pasar keuangan Indonesia pada tahun ini akan jauh lebih besar dari realisasi di 2016 yang senilai Rp126 triliun. Sementara itu, posisi per Juni 2017 nilai capital inflow ke pasar keuangan tercatat Rp124 triliun.
Prediksi IHSG :
• Ditengah optimisme pemerintah akan meningkatnya aliran dana asing, yang diharapkan dapat mendorong peluang kenaikan bagi IHSG, namun katalis positif internal tersebut bisa terhadang oleh sentimen dari eksternal atas ketidakpastian politik di AS dan geopolitk di Timur Tengah serta harga minyak. IHSG diperkirakan bergerak mixed pada perdagangan saham hari ini dengan potensi melemah.

Perspektif tenikal
Support Level : 5851/5836/5813
Resistance Level : 5888/5911/5926
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ADHI: Trading Buy
• Close 2170, TP 2230
• Boleh buy di level 2150-2170
• Resistance di 2230 & support di 2150
• Waspadai jika tembus di 2150
• Batasi resiko di 2140

WIKA: Trading Buy
• Close 2250, TP 2320
• Boleh buy di level  2240-2250
• Resistance di 2320 & support di 2220
• Waspadai jika tembus di 2220
• Batasi resiko di 2210

JSMR : Trading Buy
• Close 5475, TP 5650
• Boleh buy di level  5450-5475
• Resistance di 5650 & support di 5400
• Waspadai jika tembus di 5400
• Batasi resiko di 5350

BBTN:  Trading Buy
• Close 2640, TP 2720
• Boleh buy di level  2620-2640
• Resistance di 2720 & support di 2600
• Waspadai jika tembus di 2600
• Batasi resiko di 2590

ACES:  Trading Buy
• Close 1050, TP 1110
• Boleh buy di level  1030-1050
• Resistance di 1110 & support di 1020
• Waspadai jika tembus di 1020
• Batasi resiko di 1010

MNCN:  Trading Buy
• Close 1720, TP 1760
• Boleh buy di level  1710-1720
• Resistance di 1760 & support di 1700
• Waspadai jika tembus di 1700
• Batasi resiko di 1690

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
PTPP, BJBR, BSDE, INDF, ICBP, BBRI, BDMN, AKRA, GGRM

(Disclaimer ON)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...