google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham Indonesia Hari Ini Sore | 27 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham Indonesia Hari Ini Sore | 27 Juli 2017

Market Review 27 Juli 2017
(Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia)

IHSG ditutup menguat 19 poin (+0.33%) ke level 5,819.744 pada perdagangan hari ini. Tercatat 175 saham menguat dan 165 saham melemah. Sektor-sektor ditutup variatif dipimpin penguatan sektor finance  (+1.07%) dan pelemahan sektor agriculture (-0.77%). Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp29,3 miliar di seluruh Pasar hari ini. US Dollar melemah 20 poin (-0.15%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menguat ke level Rp13,318 terhadap US Dollar di akhir perdagangan.

Unusual Market Activity (UMA)
- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI)
Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham PADI yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Advance Stocks:

- SCMA: SCMA meraih pendapatan sebesar Rp2,41 triliun hingga 30 Juni 2017, naik dari pendapatan Rp2,34 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan pada semester I-2017 juga meningkat dari Rp836,91 miliar menjadi Rp838,90 miliar. Harga saham SCMA ditutup ke level tertingginya sejak 19 Juli lalu dengan menguat Rp100 (+4.60%) ke level Rp2.270 pada perdagangan hari ini.

- JSMR: Harga saham JSMR ditutup menguat hari ini sebesar Rp150 (+2.81%) ke level Rp5.475. JSMR berhasil mencatat lonjakan pendapatan sebesar 95% menjadi Rp13,09 triliun pada semester pertama 2017, melonjak hampir dua kali lipat dari pendapatan di semester 1 2016 sebesar Rp6,71 triliun. Pada paruh pertama tahun ini, JSMR berhasil membukukan laba sebesar Rp1,01 triliun, naik 9.79% dibanding pendapatan di semester 1 tahun lalu sebesar Rp925,5 miliar.

- DILD: DILD membukukan laba bersih pada semester I 2017 sebesar Rp187,6 miliar, atau naik sebesar 24.6% dari pencapaian pada periode sama tahun 2016 yang mencapai Rp150,6 miliar. Pendapatan usaha pada semester pertama tahun ini tercatat sebesar Rp1,3 triliun, atau naik 18.5% dari perolehan pada periode sama tahun sebelumnya Rp1,1 triliun. Harga saham DILD ditutup menguat Rp10 (+2.51%) ke level Rp408 hari ini.

- ADHI: Laba bersih ADHI melesat 136.5% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar  Rp 131,31 miliar, meningkat dari Rp 55,5 miliar pada semester I tahun 2016. Pertumbuhan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perusahaan sebesar 65.49% menjadi Rp 5,18 triliun dari Rp 3,13 triliun di paruh pertama tahun lalu. Menutup perdagangan hari ini, harga saham ADHI menguat Rp20 (+0.94%) ke level Rp2.130.

- PWON: Menguat empat hari berturut-turut pekan ini, harga saham PWON ditutup menguat Rp20 (+3.10%) ke level Rp665 hari ini. PWON meraih laba bersih sejumlah Rp900.50 miiar hingga periode 30 Juni 2017 naik tipis dibandingkan laba bersih Rp895,96 miiar pada periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp2,95 triliun dari sebelumnya Rp2,44 triliun.

Decline Stocks:

- TMPO: Setelah menguat lima hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya, harga saham TMPO ditutup melemah Rp5 (-2.45%) ke level Rp199 hari ini. RUPSLB Grup Tempo Media sepakat untuk melaksanakan rights issue atau menerbitkan saham baru tahun ini sebanyak-banyaknya 333.333.333 lembar saham, dengan nilai nominal Rp100 miliar, dan perkiraan harga pelaksanaan Rp300 per lembar saham yang bertujuan untuk mendukung langkah perusahaan mempercepat pertumbuhan. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui memberi kuasa kepada direksi perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan rencana right issue ini.

- PANS: PANS alami penurunan laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 18,46 persen hingga periode 30 Juni 2017 menjadi Rp116,67 miliar dibandingkan laba yang diraih sebesar Rp143,09 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan usaha turun menjadi Rp245,53 miliar dari pendapatan usaha Rp290,79 miliar. Harga saham PANS ditutup melemah Rp10 (-0.37%) ke level Rp2.660 hari ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...