google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham ASII | 14 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham ASII | 14 Agustus 2017

IQPlus, (14/08) - PT Astra International Tbk (ASII) pada hari Senin meresmikan Astra Biz Center kedua di BSD Tangerang dengan total investasi mencapai Rp777,25 miliar untuk lebih mendekatkan diri dalam melayani konsumen di wilayah Tangerang, BSD, Bintaro dan sekitarnya.

Astra Biz Center merupakan kompleks terpadu dan terintegrasi berkonsep one stop service yang dibangun sebagai pusat layanan dari beberapa perusahaan Grup Astra untuk memberi kemudahan bagi pelanggan. Berbagai layanan di Astra Biz Center BSD City antara lain adalah, jual-beli, bengkel, pembiayaan, asuransi dan lainnya.

Astra Biz Center merupakan wujud komitmen Astra untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memberi kemudahan serta kenyamanan dalam berbelanja tanpa harus berpindah tempat. Setelah Bandung dan Tangerang, ke depan, kami akan melihat peluang dalam pembangunan Astra Biz Center ini, tapi tidak berarti semua daerah harus ada Astra Biz Center. Semua itu tergantung potensi tiap-tiap daerah,. tutur Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto saat meresmikan Astra Biz Center BSD.

Turut meresmikan Astra Biz Center pada hari ini, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang menyampaikan harapannya.

"Mewakili pemerintah Kabupaten Tangerang, kami sangat gembira dapat turut meresmikan Astra Biz Center BSD City. Saat ini daerah BSD memiliki potensi pertumbuhan yang sangat pesat. Keberadaan acara bertaraf internasional seperti pameran otomotif saat ini menunjukkan bahwa BSD merupakan kawasan yang sangat berpotensi untuk pengembangan bisnis. Kami berharap dengan adanya Astra Biz Center, akan memberi manfaat lebih besar bagi pelanggan Astra dan juga masyarakat sekitar di wilayah Kabupaten Tangerang," ujar Zaki.

Astra Biz Center BSD dibangun dengan konsep modern minimalis, menggambarkan jaminan produk dan pelayanan kualitas Astra yang dapat diandalkan, dipadukan dengan keramahan dan kelincahan karyawan dalam melayani pelanggan. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...