google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham SMBR | 14 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham SMBR | 14 Agustus 2017

IQPlus, (14/08) - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. dan Kereta Api Logistik (Kalog) telah bekerja sama dalam sektor distribusi semen yang mampu menghemat anggaran sebanyak 30 persen per tahun.

Direktur Utama PT Semen Baturaja Rahmad Pribadi kepada Antara di Palembang, Sabtu mengatakan capaian tersebut merupakan salah satu terobosan yang paling cepat.

"Ini tidak memerlukan banyak waktu, dari mulai awal negosiasi hingga tanda tangan, kami hanya membutuhkan waktu satu hari, sebab kami langsung datang 'keroyokan' mengunjungi kantor KA Logistik di Jakarta," kata Rahmad.

Pada semester I 2017 Semen Baturaja membukukan produksi sebanyak 446.918 ton di kawasan Sumatera Selatan. Kemudian disusul produksi di wilayah Lampung sebanyak 192.605 ton pada semester I.

Jambi dan Bengkulu juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dengan presentase pertumbuhan mencapai 54 persen (Jambi) dan 29 persen (Bengkulu).

Kereta Api Logistik (Kalog) mulai memberikan fasilitas kerja sama dengan melayani proses distribusi semen milik PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) Semen Baturaja, RM Rum Hendarmin, di Stasiun Tiga Gajah, Baturaja, ia mengatakan pada perjalanan perdana kali ini, kereta pengangkut akan menempuh rute dari Baturaja ke Lubuk Linggau.

"Rutenya, sejauh 322 kilometer," ucapnya. Rum mengemukakan kerja sama angkutan semen menggunakan kereta api bertujuan untuk mempertahankan posisi strategis Semen Baturaja di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung.

Total volume angkutan semen melalui kereta api menurut Rum jumlahnya akan mencapai 5.000 Metrik Ton (MT) per hari.

"Dengan total volume sebesar 1,75 juta MT per tahun," ujarnya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...