google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham PGAS | 13 September 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham PGAS | 13 September 2017

BCA Sekuritas on Perusahaan Gas Negara (PGAS) 9/4/2017

Weak 2Q17 earnings on lower volume

- Rugi bersih USD47mn tercatat di 2Q17 (dari laba bersih 2Q16 : USD52mn). Volume distribusi yang lebih kecil dan opex yang lebih tinggi menghasilkan hasil yang berbeda. Pendapatan 2Q17 turun secara signifikan (-10,9% QoQ, -7,5% YoY),  volume distribusi yang lebih buruk ke PLN di lapangan Muara Tawar (~ 100 MMSCFD), meskipun sebagian diimbangi oleh pendapatan hulu yang luhur dari SEI (+ 11,8% QOQ, + 47,3% YoY)

- 2017 akan menjadi tahun yang menantang bagi PGAS, karena berpotensi mengalami performa terburuk selama 5 tahun terakhir. Selain permintaan distribusi yang lebih rendah dari PLN, PGAS juga akan mengeluarkan biaya terkait LNG yang lebih tinggi di 2H17, karena pemeliharaan sumur kepala ConocoPhillips pada Nov-17. Sebagai strategi, PGAS berencana untuk meminimalkan ketergantungannya pada sektor pembangkit listrik (~ 38% dari volume distribusi 1H17), namun melirik beberapa industri di wilayah Central-South Sumatra (misalnya sektor Perkebunan)

- Valuasi: HOLD dengan TP Rp2,300

Komentar

Saham Online di Facebook