google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Aagam TLKM | 18 September 2017 Langsung ke konten utama

Berita Aagam TLKM | 18 September 2017

Presiden Joko Widodo, Senin siang dijadwalkan mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sebelum mengunjungi Balkondes yang dikelola PT Telkom Indonesia Tbk (Persero), Presiden terlebih dulu menghadiri acara Pembukaan Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma'arif Nadhlatul Ulama Nasional (Perwiranas) II Tahun 2017 di Magelang.

Di Balkondes Tuksongo, Kepala Negara akan disambut Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Telkom Alex J Sinaga berkeliling meninjau berbagai fasilitas Balkondes seperti sentra UKM, ruang serbaguna, pendopo workshop, pustaka digital.

Pada kesempatan itu, Presiden akan memberikan secara simbolis sebanyak 10.000 bibit cengkeh dan kopi kepada sebanyak Kepala Desa se Kecamatan Borobudur.

Balkondes merupakan salah satu program Kementerian Kementerian BUMN untuk ikut membantu Pemerintah dalam meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus mengangkat perekonomian suatu daerah.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balkondes ini merupakan Interconnecting Tourism System berbasis komunitas, selain bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa, juga pemberdayaan dan pengembangan SDM yang berbasis wisata.

Khusus di kawasan Candi Borobudur sebanyak 15 BUMN mulai mengembangkan Balkondes antara lain Balkondes PT Telkom Indonesia Tbk di Desa Tuksongo, PT Bank BTN di Desa Karanganyar, PT Bank BNI di Desa Wanurejo, PT Hutama Karya di Desa Kebon Sari, PT Bank BRI di Desa Tanjung Sari, PT Pertamina di Desa Wringin Putih, PT Semen Indonesia di Desa Candirejo. (end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...