google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 2 November 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 2 November 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Nov 2, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

 
US

Saham A.S. sebagian besar ditutup menguat pada hari Rabu, dengan Dow dan S&P 500 berakhir mendekati tingkat rekor setelah Federal Reserve bertahan pada suku bunga namun mengacu pada ekonomi A.S. secara positif.

Bank sentral, dalam pernyataannya setelah pertemuan dua hari, mengatakan bahwa aktivitas ekonomi telah meningkat pada tingkat "solid rate", versus tingkat "moderat" yang telah direferensikan pada bulan September. Pandangan ekonomi yang lebih baik juga menunjukkan bahwa ia berada di jalur untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember, seperti yang telah diperkirakan secara luas.

Harapan rilisnya paket pajak yang mencakup pemotongan pajak perusahaan juga telah memberikan dukungan untuk berinvestasi dalam ekuitas. Peresmian tagihan pajak Republik DPR ditunda satu hari sampai Kamis untuk memberi waktu kepada para pembuat undang-undang untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan.

Data: Pekerjaan sektor swasta melambung kembali pada bulan Oktober karena pengusaha menambahkan 235.000 pekerjaan, ADP melaporkan pada hari Rabu. Data tersebut akan di lihat karena investor melihat ke depan untuk laporan pekerjaan bulan Oktober, yang akan dirilis pada hari Jumat.

Markit manufacturing PMI untuk bulan yang sama berada di level di 54,6. Indeks manufaktur ISM turun menjadi 58,7% di bulan Oktober, sedikit di bawah perkiraan, namun masih mengindikasikan pertumbuhan yang kuat.

 
Europe
 

Saham-saham Eropa membukukan penutupan tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada hari Rabu, didorong oleh saham sumber daya setelah data manufaktur China dan produsen mobil yang solid mengikuti angka penjualan A.S. yang kuat.

Saham pertambangan menguat seiring dengan data dari Caixin yang menunjukkan bahwa aktivitas pabrik China stabil pada bulan Oktober, mengindikasikan ekspansi yang stabil.

Investor akan mencermati bagaimana sinyal Federal Reserve A.S. pada hari Rabu mengenai jalur suku bunga saat mengeluarkan keputusan kebijakannya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...