google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham MSKY | 12 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham MSKY | 12 Desember 2017

Berita Saham MSKY

Selama 23 tahun hadir sebagai pionir dalam TV berbayar dan telah memberikan tayangan inspiratif kepada lebih dari 2,5 juta keluarga Indonesia, Indovision, Okevision dan Top TV (merek TV Berbayar dalam naungan PT MNC Sky Vision Tbk.) kini berubah menjadi satu nama brand MNC Vision dengan logo baru yang lebih inovatif, modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar di industri TV berbayar.

Mengikuti jejak perkembangan teknologi yang merambah ke fiber optic, MNC Media sebagai holding company bisnis media di bawah MNC Group mengembangkan diri dengan membangun satu unit bisnis baru, MNC Play dengan dengan layanan broadband internet berkecepatan tinggi, stabil dan simetris. Fitur MNC Play juga didukung oleh layanan entertainment berbasis IPTV seperti TV On Demand, Time Shift, TV Anywhere dan Video on Demand dengan kecepatan hingga 1000 Mbps dan kapasitas jaringan sebesar 10 Gbps.

Adapun keduanya kini bersinergi dan semakin melengkapi dengan harapan dapat membuahkan layanan seamless home entertainment pay TV platform yang semakin menghibur, memenuhi kebutuhan dan menginspirasi keluarga Indonesia.

Kerja sama MNC Vision dan MNC Play ini ditandai dengan seremoni peluncuran logo baru oleh Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo di Gedung MNC News Center, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

MNC Vision, memiliki lebih dari 140 channel yang menghadirkan variasi genre terbaik dan terlengkap seperti Kids, News, Movie, Sport dan Entertainment. Menggunakan teknologi satelit terbaik dengan frekuensi S-Band, menjadikan layanan dapat menjangkau seluruh area di Indonesia, dengan kualitas TV yang paling stabil untuk kondisi cuaca apapun. Memenuhi kebutuhan target pasar yang beragam, MNC Vision juga hadir dengan teknologi terbaik namun tetap terjangkau.

President Director MNC Vision Hari Susanto mengungkapkan, Perubahan didasarkan pada komitmen PT MNC Sky Vision Tbk. untuk selalu berinovasi menciptakan diferensiasi dan membagikan nilai tambah yang menjadikan MNC Vision selalu terdepan di industri TV berlangganan.

"MNC Vision telah melakukan bundling internet super cepat dengan kapasitas data 80 GB yang tentunya semakin melengkapi pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan kami," tambahnya.

Kian melengkapi pengalaman pelanggan, maka dikembangkan satu unit usaha baru, MNC Play yang merupakan jawaban atas keinginan masyarakat akan layanan broadband internet dengan kecepatan tinggi, stabil dan simetris, serta didukung oleh layanan entertainment berbasis IPTV. Sinergi MNC Vision dan MNC Play dibawah naungan MNC Group, South East Asia.s largest and most integrated media group, membuahkan layanan seamless home entertainment pay TV platform yang semakin menghibur, memenuhi kebutuhan dan menginspirasi keluarga Indonesia.

Sementara itu, CEO MNC Play Anthony Chandra Kartawiria mengatakan, MNC Play sebagaI penyedia layanan broadband internet dengan teknologi 100% fiber optic selalu berkomitmen untuk menyajikan produk yang terintegrasi dan inovatif.

"Percaya inovasi sebagai DNA-nya, MNC Play selalu berkomitmen untuk menyajikan produk yang terintegrasi dan inovatif," tutur Anthony Chandra Kartawiria, CEO MNC Play.

"Tidak hanya itu inovasi yang terus dilakukan oleh MNC Play. Setelah tahun lalu meluncurkan MNC Play Smart Home, tahun ini, MNC Play akan segera meluncurkan Smart Security untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sistem keamanan rumah yang terintegrasi," tambah Anthony.

MNC Play merupakan unit baru dibawah naungan MNC Media yang menyediakan layanan TV Kabel Interaktif dan broadband internet. TV kabel interaktif MNC Play menawarkan lebih dari 170 channel, HD ready. Dilengkapi dengan fitur-fitur IPTV seperti TV On Demand, Time Shift, TV Anywhere dan Video on Demand. Dengan kecepatan hingga 1000 Mbps dan kapasitas jaringan sebesar 10 Gbps, layanan internet MNC Play memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat akan teknologi internet yang kian berkembang. Selain itu, MNC Play memiliki keunggulan dibandingkan kompetitornya dengan kemampuan download dan upload data yang simetris 1:1 dan stabil.

Dalam kesempatan ini, MNC Vision dan MNC Play juga menggandeng MNC Life untuk meluncurkan program Priority Care bagi pelanggan MNC Vision dan Privilege Care bagi pelanggan MNC Play. Kerjasama ini merupakan sebuah keistimewaan yang diberikan secara ekslusif kepada pelanggan.

Program tersebut dikemas dalam bentuk manfaat perlindungan asuransi kecelakaan senilai total Rp38.5 juta bagi pelanggan tertentu tanpa harus membayar biaya premi setiap bulannya berlaku sampai dengan September 2018. Dengan ini maka MNC Vision dan MNC Play menjadi satu-satunya seamless home entertainment pay TV platform di Indonesia yang menawarkan program perlindungan kepada pelanggannya.

Tak hanya itu, dalam acara ini MNC Vision dan MNC Play juga membawa beberapa penawaran istimewa lainnya. MNC Vision bekerja sama dengan XL hadir dengan Paket Super Bundle untuk melengkapi kebutuhan pelanggan akan akses internet super cepat. Penawaran ini dikemas dalam dua jenis paket yaitu Super Bundle 20 GB dan Super Bundle 80 GB.

Selain itu, MNC Play juga bekerja sama dengan Samsung TV juga membawa penawaran yang tidak kalah menarik, yaitu potongan harga sebesar Rp 9 Juta untuk pembelian Samsung QLED TV Q7F 55. khusus pelanggan setia MNC Play. (end/as)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...