google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 8 Januari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 8 Januari 2018

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jan  8, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)


US

Ketiga pasar saham utama membukukan kenaikan rekor pada hari Jumat untuk mengakhiri minggu pertama 2018 dengan cemerlang, ditandai dengan empat sesi positif, mengikuti keluarnya data pekerjaan yang kurang bagus.

Kenaikan pasar saham selama sepekan didukung oleh paket pemotongan pajak perusahaan yang baru-baru ini di umumkan, kenaikan harga komoditas, dan pendapatan perusahaan yang kuat. Data ekonomi yang solid dan imbal hasil obligasi yang rendah juga telah disebut sebagai faktor pendukung.

A.S. menciptakan 148.000 pekerjaan di bulan Desember. Ini adalah laju paling lambat dalam tiga bulan, dan di bawah kenaikan 198.000 yang dipantau oleh ekonom oleh MarketWatch. Tingkat pengangguran tetap stabil di 4,1% untuk tiga bulan berturut-turut. Tunjangan pekerja meningkat 2,5% dari Desember 2016 sampai Desember 2017, dan naik dari 2,4% dari bulan sebelumnya.

Europe

Pasar saham Eropa menguat tiga hari berturut-turut puncaknya pada hari Jumat, mengikuti rally pasar saham global yang telah membuat pasar saham A.S. ke rekor baru dan saham Jepang ke level tertinggi selama 26 tahun.

Saham saham produsen mobil kembali menjadi salah satu pendorong pasar yang terbesar setelah beberapa broker melakukan upgrade, sektor ini mencatatkan imbal hasil terbaiknya di minggu ini sejak Juli 2016.

Saham di Eropa mempertahankan kenaikan setelah laporan ketenagakerjaan A.S. menunjukkan data pekerjaan yang kurang dari perkiraan ditambah lagi oleh data ekonomi Amerika pada bulan Desember yang kurang memuaskan, sementara pertumbuhan upah tetap mengecewakan.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...