google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TLKM | 19 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham TLKM | 19 Februari 2018

Berita Saham TLKM

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Kantor Daerah Timika, Papua menyatakan telah menyiapkan penyesuaian pembayaran kepada para pelanggan layanan indihome sebagai kompensasi selama terjadi gangguan jaringan telekomunikasi di wilayah itu.

"Semacam restitusi (penggantian kerugian) karena ada rentang gangguan pemakian, sekitar tujuh hari sejak Kamis (8/2) pukul 17.50 WIT hingga Jumat (16/2) pukul 06.01 WIT. Kami sudah infokan ke teman-teman billing di Jayapura dan Makassar, mereka yang nanti membuat formulanya," kata Kakandatel Timika, Jangkir Simbiak di Timika, Senin.

Penyesuaian pembayaran atau "Adjusment billing" itu, kata Jangkir berlaku pada pembayaran periode Maret untuk penggunaan selama Februari. Sementara itu pelanggan masih harus membayar normal pada periode Februari untuk penggunaan layanan di Januari.

Layanan telekomunikasi di wilayah Timika, Nabire, dan Kaimana dengan Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) dinyatakan telah kembali normal pada Jumat (16/2) pukul 06.01 WIT.

Sementara itu menyikapi gangguan layanan telekomunikasi tersebut, Telkomsel sebagai pengguna SMPCS Telkom mengambil sikap berbeda. Mewakili pimpinan Telkomsel Timika, Victor R Kwando menyatakan tidak memberi restitusi kepada pelangganya yang mengalami kerugian selama gangguan.

"Kami tidak ada arahan terkait itu, artinya tidak ada arahan dari manajemen karena kami juga pengguna fiber optik Telkom dan mengalami kerugian. Biasanya ada pemberitahuan dari pihak Corpcom tapi sejauh ini tidak ada," katanya.

Sementara itu Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Mimika, Steven Rantung menilai Telkomsel dengan tidak memberikan kompensasi terdahap pelanggannya menunjukan sikap arogan karena merasa sebagai satu-satunya provider telekomunikasi di wilayah itu.

Padahal menurut Steven dengan terganggunya jaringan telekomunikasi termasuk jaringan internet di wilayah itu selama sepekan telah menyebabkan kerugian bagi pelanggannya yang menjalankan usaha dengan menggunakan jaringan internet. (end)

Source:
IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...