google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo IPO PT. Jaya Trishindo Tbk (HELI) | 27 Maret 2018 Langsung ke konten utama

IPO PT. Jaya Trishindo Tbk (HELI) | 27 Maret 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Investment Information Team

IPO PT. Jaya Trishindo Tbk (HELI)


Pada hari ini 27 Maret 2018  PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT UOB Kay Hian Sekuritas (AI) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Emiten ini akan melepas sekitar 30% sahamnya lewat skema initial public offering (IPO) dengan target pendanaan sebesar Rp 27,5 miliar hingga Rp 35 miliar.

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 250.000.000 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 dan Harga Penawaran Rp110 per saham, dan sebanyak 125.000.000 lembar Waran Seri I yang menyertai saham baru bagi investor yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan IPO, yaitu pada tanggal 22 Maret 2018.

Setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran, dimana setiap 1 waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang bernilai nominal Rp100 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp400.

Jaya Trishindo akan menggunakan dana IPO untuk penambahan dua unit helikopter dengan harga US$ 2 juta-US$ 4 juta per unitnya. Selain itu, perusahaan juga akan membangun fasilitas maintenance.

Emiten yang memiliki bisnis utama penyewaan helikopter ini memiliki sekitar 5 unit helikopter. Sementara itu aset perusahaan per tahun 2017 adalah sebesar Rp 219,91 miliar.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...