Analisa Saham BBCA | 24 April 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia on Bank Central Asia (BBCA  IJ) - The unfolding of a benign credit cycle by Taye Shim* (taye.shim@miraeasset.com)
- Bank Central Asia (BBCA) mencatat pendapatan bersih sebesar IDR5,508bn (+10.4% YoY). BBCA menunjukan pendapatan yang beragam: 1) Pendapatan bunga bersih hanya naik tipis 7.0% YoY dan disaat yang sama, pendapatan non bunga melonjak 13.5% YoY.
- Key highlights: 1) Pertumbuhan kredit meningkat 15.0% YoY. Tren keseluruhan sebagian besar sejalan dengan tren masa lalu dengan segmen perusahaan besar (1.2% QoQ) dan konsumen (0,9% QoQ) yang memimpin pertumbuhan organik. 2) Net interest margin (NIM) tercatat 6.1% di 1Q18, turun 9bps QoQ dan turun 22bps YoY. Meskipun berlanjutnya tekanan pada imbal hasil aset bank, yang mengejutkan adalah bahwa hasil pendanaan kini dipotong secara bersamaan (-27bps QoQ). 3) Kualitas aset tetap stabil dengan rasio NPL di 1.54% (+7bps YoY).
- BBCA terus memenuhi ekspektasi pasar dan membuktikan premiumnya. Kami mempertahankan rekomendasi Trading Buy dan menaikkan harga target kami menjadi Rp26,400 (dari IDR25,300).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar