*Mirae Asset Sekuritas Indonesia on Bank Central Asia (BBCA IJ) - The unfolding of a benign credit cycle by Taye Shim* (taye.shim@miraeasset.com)
- Bank Central Asia (BBCA) mencatat pendapatan bersih sebesar IDR5,508bn (+10.4% YoY). BBCA menunjukan pendapatan yang beragam: 1) Pendapatan bunga bersih hanya naik tipis 7.0% YoY dan disaat yang sama, pendapatan non bunga melonjak 13.5% YoY.
- Key highlights: 1) Pertumbuhan kredit meningkat 15.0% YoY. Tren keseluruhan sebagian besar sejalan dengan tren masa lalu dengan segmen perusahaan besar (1.2% QoQ) dan konsumen (0,9% QoQ) yang memimpin pertumbuhan organik. 2) Net interest margin (NIM) tercatat 6.1% di 1Q18, turun 9bps QoQ dan turun 22bps YoY. Meskipun berlanjutnya tekanan pada imbal hasil aset bank, yang mengejutkan adalah bahwa hasil pendanaan kini dipotong secara bersamaan (-27bps QoQ). 3) Kualitas aset tetap stabil dengan rasio NPL di 1.54% (+7bps YoY).
- BBCA terus memenuhi ekspektasi pasar dan membuktikan premiumnya. Kami mempertahankan rekomendasi Trading Buy dan menaikkan harga target kami menjadi Rp26,400 (dari IDR25,300).
Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...
Komentar
Posting Komentar