google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham AALI | 11 April 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham AALI | 11 April 2018

Sepanjang tahun 2017 kemarin, perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp17,3 triliun. Pendapatan ini meningkat sekitar 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,12 triliun.”Kenaikan pendapatan ini terutama disebabkan kenaikan harga jual rata-rata CPO yang naik 6,5% dari Rp7.768 per kg menjadi Rp8.271 per kg," kata Presiden Direktur AALI, Santosa di Jakarta, Selasa (10/4).

Sebagai akibatnya, laba operasional perseroan juga naik sebesar 14,8% menjadi Rp2,01 triliun dibandingkan tahun lalu. Dengan kenaikan ini, perusahaan berhasil membukukan kenaikan laba bersih pada 2017 sebesar Rp2 triliun. Santosa memaparkan, pada 2017 perseroan mencatat produksi CPO sebesar 1,63 juta ton. Jumlah ini naik sekitar 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1,55 juta ton.

Menurutnya, kenaikan ini sejalan dengan kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) yang naik 7,2% dari 4,87 juta ton pada 2016 menjadi 5,23 juta ton pada 2017.“Pembelian TBS dari pihak ketiga juga mengalami kenaikan dari 2,54 juta ton menjadi 2,69 juta ton atau naik sebesar 6%,”ujarnya.

Selanjutnya, berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp 470 persaham yang akan dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2017. “Dividen sebesar Rp470 per saham tersebut telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp148 per saham yang telah dibayarkan pada tanggal 19 Oktober 2017,”kata Santosa.

Sementara, sisa laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan perseroan. RUPST juga menyetujui pergantian dewan komisaris perseroan. Berdasarkan RUPST tersebut, susunan pengurus yang baru sebagai berikut: Presiden Komisaris Chiew Sin Cheok, Komisaris Djony Bunarto Tjondro, Komisaris Independen Sidharta Utama, Komisaris Independen Angky Utarya Tisnadisastra.

Selanjutnya, rapat memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk salah satu akuntan publik di Indonesia yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan audit laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2018 dan menetapkan jumlah honorarium serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan kantor akuntan publik tersebut. Dalam RUPST tersebut juga dipaparkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana atas Hasil Penawaran Umum Terbatas sebesar Rp4 triliun. Perolehan dana tersebut, kata Santosa, digunakan sepenuhnya untuk pelunasan sebagian pinjaman bank.

NERACA

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...