google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham UOB Kayhian | 19 April 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UOB Kayhian | 19 April 2018

IHSG: 6320.01

Hari ini, sentimen pasar global cenderung netral seiring dengan indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup mixed-flat. Selain itu, faktor laporan keuangan emiten AS masih mendominasi arah pergerakan pasar global.  Sementara itu indeks kawasan regional pagi ini cenderung mixed sehingga pengaruhnya diperkirakan juga akan netral. Di lain pihak, faktor dalam negeri masih minim dengan sentimen dan investor masih menunggu keluarnya kinerja emiten periode 1Q18. Indeks BEI diperkirakan masih akan melakukan konsolidasi sehingga pergerakan saham-saham mixed dan terbatas. Pada kondisi ini, investor yang berorientasi day trading sebaiknya fokus melakukan transaksi pada saham-saham yang memiliki kinerja baik dan likuiditas perdagangan sahamnya tinggi serta harganya sudah relatif murah.

Aspek teknikal, indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan dapat kembali menguat setelah pada perdagangan kemarin sempat membentuk candlestick bullish. Range pergerakan indeks BEI hari ini diperkirakan akan berada di rentang 6275-6370.

Rekomendasi Harian

 AALI – BUY

Harga dapat melakukan rebound intraday sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp13,550 dengan target keuntungan di level Rp14,500.

BMRI – BUY

Harga dapat bertahan diatas garis MA-20 hari sehingga aksi beli dapat di lakukan di level Rp8,050 dengan target keuntungan di level Rp8,600.

Berita Korporasi

Sektor Otomotif: Penjualan mobil domestik wholesales 1Q18 naik 3% menjadi 292,028 unit vs 1Q17 sebanyak 283,760 unit.

INKP menerbitkan medium term notes (MTN VI) sebesar Rp1.7 triliun pada tanggal 17-18 April 2018.

PPRO akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1.44 per saham dengan cum dividen di pasar reguler pada tanggal 24 April 2018.

PTBA: Pendapatan 1Q18 naik 26% menjadi Rp5.75 triliun vs 1Q17 sebesar Rp4.55 triliun. Laba bersih 1Q18 naik 73.8% menjadi Rp1.3 triliun vs 1Q17 sebesar Rp752.3 miliar.

PANS akan membagikan dividen sebesar Rp120 per saham dengan cum dividen di pasar reguler pada tanggal 24 April 2018.

KRAS pada 1Q18 membukukan kenaikan volume penjualan sebesar 33% menjadi 600,000 ton vs volume penjualan 1Q17 sebesar 450,000 ton.

PGAS menargetkan volume distribusi gas 2018 sebesar 775 juta kaki kubik per hari (MMscfd) atau flat dibandingkan realisasi pada tahun 2017 sebesar 772 MMscfd.

ASII: Pangsa pasar produk otomotif perseroan diprediksi akan tetap stagnan pada tahun ini setelah pangsa pasar kendaraan roda empat perseroan terkoreksi tipis pada tahun lalu.

IPO: Medikaloka Hermina Tbk menetapkan harga penawaran saham IPO pada kisaran Rp3,700-5,000 per saham.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...