google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 21 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 21 Mei 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (May 21, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Kami memperkirakan IHSG akan trade mixed hari ini. Di sisi positif, market akan memfaktorkan tensi dagang yang mereda antara AS dan China. AS mengatakan untuk menangguhkan tarif yang dikenakan pada China. Di sisi negatif, rupiah masih di bawah tekanan. Rupiah terdepresiasi 0,7% menjadi Rp14.156 per USD sejak pengumuman kenaikan suku bunga oleh BI. Kami menduga market tetap khawatir tentang kenaikan suku bunga yang menghambat permintaan domestik, yang dapat menyeret pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.

Market Indicator
JCI: 5,783.31 (-0.56%)
EIDO: 23.66 (-2.99%)
DJIA: 24,715.09 (+0.00%)
FTSE100: 7,778.79 (-0.12%)
USD/IDR: 14,058 (-0.28%)
10yr GB yield: 7.39% (+18bps)
Oil Price: 71.28 (-0.29%)
Foreign net purchase: -IDR689.3bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: INKP, PTBA, BMRI, WOOD, INDY
TOP SELL: BBRI, BBCA, BBNI, ADRO, BBTN

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, BBCA, ADRO, TLKM, BMRI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Minyak WTI Juni turun pada $ 71,28 / bbl, turun 21 sen, atau 0,3%
Emas berjangka turun sekitar 2,2% untuk minggu ini

*KREN +0.7%. Kresna Graha Investama incar pendapatan Rp5 Triliun tahun ini
*SRTG +4.0%. SRTG Akan Buyback Saham Senilai Rp110 Miliar
*ACES -2.0%. Ace Hardware (ACES) Siap Tebar Dividen Setengah Laba Bersih
*MAPI -0.5%. MAPI Bayar Bungan obligasi Rp 8.05 miliar
*KIJA -1.6%. Jababeka Optimistis Cetak Marketing Sales Rp 2,25 T
*MLPL -4.9% Penjualan neto Multipolar hingga Maret 2018 capai Rp 3.77 triliun turun dibanding periode tahun lalu sebesar Rp 3.93 triliun


Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,783.31(-0.56%), consolidation, trading range hari ini 5,759 - 5,829. indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized rawan koreksi. Sementara itu pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung naik dari support trend line. Daily resistance terdekat di 5,829 dan support di 5,801. Cut loss level di 5,759.

*PTR0 Weekly,  2,000(+9.89%),trading buy ,trading range 1,840 – 2,090. indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized dan indikator Stochastic%D cenderung naik. Weekly support di 1,840 dan weekly resistance di 2,090.Cut loss level di 1,680.

*PTBA Weekly, 3,690 (+6.96%),trading buy, 3,450  – 3,790. indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan stochastic %D optimized cenderung naik,.Daily dan Weekly resistance di 3,780 dan 3,790. Sementara itu daily dan weekly support di 3,590 dan 3,450. Cut loss level di 3,100.

*DOID Weekly,940 (+6.21%), trading buy, trading range 860 - 990 indikator MFI optimized,indikator W%R optimized dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik. Sementara itu indikator Bollinger Band optimized akan coba tembus center line. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly resistance di  960 dan 990. Daily support dan weekly support di 910 dan 860. Cut loss level di 830.


Daily write up
Media - Additional revenue from sahur programs by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)

- SCMA masih mendominasi all-time audience share di April, dengan porsi 33.4%. Di posisi kedua adalah MNCN, dengan 30.7%.

- Meskipun all-time audience share MNCN tampaknya menurun 40bps MoM pada bulan April, FTA TV andalan perusahaan, yaitu RCTI, membukukan kenaikan audience share non-prime time sebesar 60bps MoM menjadi 11.8% di bulan April.

- Kami berharap MNCN dan SCMA memposting pertumbuhan dua digit pada pendapatan 1Q, karena: 1) 1Q17 adalah low base; 2) audience share yang tinggi dari SCMA kemungkinan akan dibukukan di pendapatan 1Q18; 3) MNCN akan membukukan pendapatan dari Indonesian Idol secara parsial di 1Q; dan 4) UNVR meningkatkan porsi belanja iklan lebih tinggi dari biaya promosi pada kuartal tersebut. Dengan adanya pengeluaran iklan UNVR yang lebih tinggi, kami mengharapkan pemain FMCG yang lebih kecil untuk mengikutinya.

- Kami mempertahankan rating overweight di sektor ini.

Please click here to view full report





Mayora Indah mengincar pasar India dan Afrika (Kontan)
PT Mayora Indah Tbk senantiasa mencari cara untuk memperbesar penjualan ekspor. Khusus India, Mayora Indah mengandalkan produk mi instan, permen dan biscuit. Lain India, lain pula dengan Afrika. Mayora Indah mengunggulkan produk biscuit, permen dan kopi di pasar Benua Hitam.

Produsen semen serbu Sumbagsel (Kontan)
Selain Pulau Jawa, ada pasar lain yang menjadi bidikan para produsen semen, yakni Sumatra Bagian Selatan atawa Sumbagsel. Hal tersebut, lantaran pembangunan yang cukup pesat dan pemerintah daerah setempat ramah investasi.

2018, Austindo Nusantara masih ekspansif (Investor Daily)
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) akan melanjutkan strategi ekspansi hingga akhir tahun ini. Strategi ekspansi adalah membangun kilang CPO baru dan frozen line. Terakhir, menanam kembali perkebunan kelapa sawitnya.

Waskita Tunda Proyek Dramaga—Salabenda (Bisnis Indonesia)
PT Waskita Toll Road (WTR) akan fokus pada dua dari tiga usulan proyek tol prakarsa yang sebelumnya diajukan untuk diproses tahun ini karena pertimbangan beban biaya investasi. Proses usulan prakarsa tol Dramaga—Caringin—Salabenda ditunda karena pertimbangan keharusan membebaskan tanah yang akan meningkatkan beban biaya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...