google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham RALS | 15 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham RALS | 15 Mei 2018

Ramayana Lestari Sentosa (RALS IJ)

Benefitting from supermarket downsizing

RALS has posted 4M18 gross revenues of IDR2.1tn, only up +2.0%, supported by fashion sales despite the lagging supermarket business. SSSG in 4M18 was relatively weaker compared to 1Q18 and also last year. Positively, in April 2018, RALS opened 2 new stores in Cibubur and Bekasi. Going forward, we foresee EBITDA margins expansion from the downsizing of its loss-making supermarket business, despite the expectation of mid-single digit top line growth this year. Maintain BUY.

4M18 gross revenues grew by only +2.0% yoy driven by the fashion business. Gross revenues reached IDR580.5bn, +10.4% mom and +0.8% yoy, culminating in 4M18 gross revenues of IDR2.1tn (+2.0% yoy) or reaching 24.4% of our full year estimate - i.e. in-line. Fashion revenues were up an impressive +12.3% yoy in 4M18 while supermarket revenues slumped by 20.9% yoy. Overall, direct purchases (DP) rose by +9.6% yoy in 4M18 and consignment goods increased by +14.8% yoy. 37.9% of the gross revenues in 4M18 were generated in regions outside Java, Greater Jakarta contributed 36.6% and the rest of Java 25.5%.

4M18 SSSG was relatively weak. RALS posted relatively weak SSSG YTD in 4M18 of only -0.8% nationwide (1Q18: 0.3%; 4M17: 4.4%), weaker compared to 1Q18 and last year. Outside Java SSSG was the lowest at -1.8% YTD (1Q18: -1.5%; 4M17: 1.9%), followed by Greater Jakarta at -0.5% YTD (1Q18: 3.2%; 4M17: 7.6%) and the rest of Java at 0.4% YTD (1Q18: -0.6%; 4M17: 3.7%).

New stores opened in April 2018. Additional gross retail space reached 10,004sqm in April 2018. This came from the opening of two new stores in Greater Jakarta: one in Cibubur (5,836sqm) and the other in Bekasi (4,168sqm). As a result, RALS’ total gross retail space as of 4M18 reached 993,759sqm. 39.2% of the total gross retail space is located in outside Java areas, followed by Greater Jakarta (34.1%) and rest of Java areas (26.7%).

Outlook: anticipating margins expansion after supermarket downsizing. We expect revenues growth in 2018F to be in the mid-single digits after taking into account a potentially better Lebaran season in 2Q18. In addition, we also expect the operating margins expansion in 1Q18 to continue in 2Q18, partially thanks to the recent downsizing of RALS’ loss-making supermarket business.

Maintain BUY with a TP of IDR1,500. We maintain our forecast and BUY recommendation on the stock with an unchanged TP of IDR1,500, implying 22.6x P/E 2018F, about +1std based on the 2012-2017 historical. The main risks to our call include: 1) lower-than-expected GDP growth and 2) higher-than-expected inflation.

Adeline Solaiman
(62-21) 2955 5888 ext.3503
adeline.solaiman@danareksa.com

Natalia Sutanto
(62-21) 2955 5888 ext.3508
natalia.sutanto@danareksa.com

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...