google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 25 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 25 Oktober 2018

WH Project Outlook 25 Oktober 2018

IHSG ditutup menurun 88,47  poin (-1.53%) menuju level 5709.41 pada perdagangan hari Rabu 24 Oktober 2018.

MUNGKIN, KINERJA KUARTAL III BURUK

Kondisi IHSG kian mengkhawatirkan walaupun sebenarnya masih banyak jumlah saham menguat.

Pemberat utama IHSG kemarin datang dari sektor INFRASTRUC, jika digali lebih dalam, penyebabnya adalah TLKM dan JSMR. Kami belum menemukan jawaban dari penurunan ini selain nett sell asing yang memang sudah terjadi pada awal perdagangan kemarin terutama pada TLKM. Mungkin kinerjanya tidak/kurang bagus.

Selebihnya tinggal kembali pada pergerakan rupiah. Kami menemukan bahwa pergerakan rupiah masih stabil walaupun kecenderungannya masih lemah. Support 15100 jika berhasil ditembus akan menjadi sentimen yang sangat positif bagi IHSG.

Data CAD juga menjadi perhatian pasar sampai akhir bulan ini, maka ikutilah perkembangannya, jika memang tidak sesuai harapan, maka pasar modal boleh semakin dilirik karena akan semakin banyak saham yang harganya murah dengan kinerja emiten yang bertumbuh.

Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?


Secara teknikal, IHSG harus mempertahankan support 5700 bulan ini. Maka dengan demikian IHSG diprediksi rebound hari ini.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi technical rebound dalam range 5660 s/d 5800.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: BSDE, SMRA, ASRI, WSKT, ITMG.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...