google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham ISAT | 21 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham ISAT | 21 November 2018

KEMBANGKAN 4G DI INDONESIA TIMUR, INDOSAT ANDALKAN PALAPA RING

IQPlus, (19/11) - Operator seluler Indosat akan mengandalkan proyek Palapa Ring yang dibangun pemerintah untuk pengembangan jaringan 4G operator tersebut di wilayah Papua dan Indonesia timur.

"Untuk saluran atau backbone Internet kita bergantung pada backbone yang ada, terus terang kalau kita membangun sendiri agak susah. Jadi kita menggunakan backbone yang sudah ada dan. berharap banyak pada milik pemerintah yakni Palapa Ring, hal tersebut sudah kita juga jajaki," ujar Group Head Regional Marketing Indosat Ooredoo Gede Krishna Jaya di Jakarta, Senin.

Dia lebih lanjut berharap bahwa mudah-mudahan akhir tahun ini untuk pengembangan jaringan 4G di wilayah Papua sudah bisa tercakup seluruhnya.

"Artinya di titik-titik yang sekarang kita ada, sedangkan untuk penambahan-penambahan dilakukan secara bertahap jadi sekarang kita fokus pada titik-titik yang sudah kita miliki. Semua titik yang belum 4G akan kita tingkatkan ke jaringan 4G," ujarnya.

Proyek Palapa Ring milik pemerintah sendiri akan menjadi opsi bagi Indosat untuk mengembangkan jaringan di wilayah-wilayah yang belum terjangkau oleh operator seluler tersebut.

"Tentunya kalau kita bicara di daerah-daerah yang kita belum jangkau, maka Palapa Ring akan menjadi salah satu opsi yang kita pakai," kata Group Head Regional Marketing tersebut usai menghadiri seremoni 51 tahun Indosat.

Indosat, menurut Chief and Distribution Officer Indosat Ooredoo Hendri Mulya Syam, akan membangun jaringan 4G secara nasional di semua titik-titik yang sudah dimiliki Indosat.

"Kita akan bangun secara nasional jaringan 4G tersebut, jadi paling tidak di semua titik-titik Indosat sudah kita bangun 4G kemudian menambah kapasitas dan juga membangun titik-titik baru pada tahun depan," kata Hendri.(end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...