google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham WIKA | 10 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham WIKA | 10 Desember 2018

WIKA BANGUN INFRASTRUKTUR DI 10 NEGARA.
IQPlus, (10/12) - Prestasi membanggakan berhasil diraih WIKA menjelang akhir tahun 2018. Sebagai BUMN Karya, WIKA kini telah dipercaya untuk mengerjakan infrastruktur di 10 negara yaitu Timor Leste, Malaysia, Filipina, Myanmar, Aljazair, Niger, Nigeria, Senegal, Uni Emirat Arab, dan Taiwan. Capaian ini semakin memperkuat eksistensi WIKA di luar negeri yang telah berlangsung sejak 2007.

Demi mendukung kinerjanya, WIKA hari ini mengirimkan 311 duta bangsa yang nantinya akan ditempatkan di 3 negara yaitu Aljazair, Niger dan Taiwan sehingga Duta Bangsa yang telah dikirimkan oleh WIKA mencapai 963 orang pada tahun 2018 atau 3000 orang sejak awal berkiprah di luar negeri.

Pelepasan duta bangsa ini ditandai oleh penyerahan bendera WIKA oleh Direktur Utama WIKA Tumiyana kepada perwakilan duta bangsa yang turut disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro dan Komisaris Utama Imam Santoso di Gedung WIKA, Jakarta, Minggu (9/12).

Pada kesempatan tersebut juga turut hadir Dewan Komisaris yaitu Eddy Kristanto dan Prof. Suryo Hapsoro beserta jajaran Direksi WIKA yaitu Destiawan Soewardjono, Agung Budi Waskito, Bambang Pramujo, A.N.S. Kosasih dan Novel Arsyad beserta jajaran manajemen Perseroan.

"Saya sangat bangga dengan para duta bangsa yang telah terpilih mewakili WIKA, mewakili negara ini pada proyek-proyek infrastruktur strategis di Aljazair, Niger, Nigeria, Senegal, Uni Emirat Arab, Taiwan, Myanmar, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste," kata Rini dalam sambutannya.

Menteri Rini pun mengingatkan agar para duta bangsa yang akan berangkat tersebut bisa mempersiapkan diri dengan baik, dengan semangat bekerja yang tinggi, pantang menyerah, dan bertekad untuk memberikan yang terbaik.

"Selalu tunjukkan kapasitas saudara-saudara sebagai tenaga kerja professional yang kompetitif. Sekaligus untuk menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan hebat" imbuh Rini.

Direktur Utama Tumiyana dalam sambutannya menyampaikan bahwa WIKA membuka ruang sebesar-besarnya untuk melibatkan para Duta Bangsa dalam ekspansi bisnis di mancanegara. Tumiyana percaya para Duta Bangsa akan menghadirkan multiplier effect yang luar biasa.

"Kiprah Anda akan membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang belum diserap karena keterbatasan lapangan kerja serta meningkatkan devisa dan kesejahteraan. Selain itu, secara politis juga akan berdampak bagi pemerintah untuk mendorong peningkatan intensitas kerja sama antar negara dalam hal perdagangan, keamanan, sosial-budaya, maupun aspek globalisasi lainnya," ujar Tumiyana

Tumiyana menambahkan bahwa keberadaan para duta bangsa juga memberikan impact yang tak kalah positifnya yaitu dengan mendorong adanya akulturasi, sharing knowledge, dan secara tidak langsung menstimulasi daya saing positif. Bagi WIKA sendiri, Para Duta Bangsa berada di garis depan dalam mencerminkan kualitas pembangunan infrastruktur Perseroan.

"WIKA kini diberi kepercayaan yang begitu luar biasa dari luar negeri untuk mengerjakan proyek-proyek infrastrukturnya. Kami membangun 5.000 unit rumah di Aljazair, Kinman Bridge di Taiwan dan Istana Presiden di Niger. Kami ingin membuktikan bahwa proyek-proyek ini dapat kami selesaikan dengan baik berkat peran para Duta Bangsa," ujar Tumiyana. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...